Kunci Jawaban Buku Tematik
Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 6 SD Halaman 126 Nilai-nilai Pancasila
Berikut ini adalah kunci jawaban tema 7 kelas 6 SD Subtema 3 Pembelajaran 4 untuk halaman 126.
Penulis: Putri Salamah | Editor: Reni Ravita
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID –Yuk kita lanjutkan belajar dari rumah dengan pembahasan Buku Tematik Tema 7 dengan Subtema 3 Pembelajaran 4 untuk kelas 6 SD.
Berikut ini adalah kunci jawaban tema 7 kelas 6 SD untuk halaman 126.
Kunci jawaban dari Tema 7 dengan Subtema 3 Pembelajaran 4 untuk kelas 6 SD ini adalah Buku Siswa Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi 2018.
Ada beberapa soal yang bisa dikerjakan siswa kelas 6 SD dalam buku tematik tema 7 subtema 3 pembelajaran 4 ini.
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 6 Halaman 33, 34, 35, 36 Pemimpin di Sekitarku
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 6 Halaman 63
Pembelajaran tematik saat ini banyak diterapkan oleh sekolah untuk siswa yang tenga belajar di masa pandemi seperti saat ini.
Kunci jawaban ini digunakan sebagai pembanding atau pedoman bagi siswa dalam mengerjakan tugas.
Sebelum melihat kunci jawaban, siswa dapat terlebih dahulu memahami soal kemudian menjawabnya sendiri.
Kunci jawaban pada artikel ini digunakan sebagai panduan oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.
Berikut kunci jawaban dalam buku tematik tema 7 untuk kelas 6 SD/MI subtema 3 pembelajaran 4 halaman 126:
Kunci Jawaban Halaman 126
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 6 Halaman 75-76
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 6 SD Halaman 105
Dheda dan Lima Butir Kentang
Dahulu, ada seorang pencari kayu bakar bernama Dheda. Dia hidup bersama istri dan ketiga anaknya. Mereka keluarga miskin yang tinggal di gubuk sederhana. Sudah seminggu ini, turun hujan. Dheda pun tidak dapat pergi ke hutan mencari kayu bakar.
Istri Dheda berkata, "Suamiku, persediaan makanan kita hampir habis. Di sini, hanya tersisa lima butir kentang. Itu pun tidak cukup untuk makan kita sekeluarga."
"Aku tahu. Bersabarlah, semoga besok tidak hujan dan aku dapat pergi bekerja. Sisa kentang yang ada biarlah untuk makan anak-anak saja," kata Dheda.
Menjelang sore, ada seseorang yang mengetuk pintu rumah Dheda. Setelah dibuka, ternyata ada seorang pengemis tua. Dia basah kuyup kehujanan.