Breaking News:

Pendidikan

MKKS Melakukan Penandatanganan Fakta Integritas di Aula SMAN 1 Natar

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) melakukan penandatanganan fakta integritas di Aula SMAN 1 Natar Lampung Selatan yang diikuti 18 SMAN,15 SMKN

Editor: Daniel Tri Hardanto
Dok SMAN 1 Natar
Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) melakukan penandatanganan fakta integritas di Aula SMAN 1 Natar Lampung Selatan yang diikuti 18 SMAN, 15 SMKN dan 1 SLB, Rabu (24/2/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Sebagai wujud penerapan pelaksanaan Reformasi Birokrasi serta penerapan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 52 Tahun 2014, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) melakukan penandatanganan fakta integritas di Aula SMAN 1 Natar Lampung Selatan yang diikuti 18 SMAN, 15 SMKN dan 1 SLB, Rabu (24/2/2021).

Penandatanganan fakta integritas dalam rangka mendukung pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di SMAN 1 Natar dipimpin oleh ketua MKKS Idhamsyah, M.Pd.

Idhamsyah, M.Pd. Ketua MKKS dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar penandatanganan fakta integritas tersebut tidak sekedar upacara seremonial, tetapi akan berdampak bagi yang melayani maupun yang di layanani sebagai wujud pelaksanaan pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM.

“Pihak sekolah memiliki tupoksi pendidikan, salah satu pelanggan yang harus kita layani adalah siswa-siswi. Untuk itu, dalam melayani tugas pendidikan ini, banyak hal yang harus dibangun, diantaranya adalah manajemen, agar pelaksanaan pelayanan dapat berjalan baik dan lancar,” tuturnya.

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) melakukan penandatanganan fakta integritas di Aula SMAN 1 Natar Lampung Selatan yang diikuti 18 SMAN, 15 SMKN dan 1 SLB, Rabu (24/2/2021).
Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) melakukan penandatanganan fakta integritas di Aula SMAN 1 Natar Lampung Selatan yang diikuti 18 SMAN, 15 SMKN dan 1 SLB, Rabu (24/2/2021). (Dok SMAN 1 Natar)

Idhamsyah, M.Pd. menyampaikan bahwa poin penting dari penandatanganan fakta integritas ini adalah pihak sekolah ingin meningkatkan pelayanan mutu pendidikan, sehingga menghasilkan lulusan lebih baik, berkompeten, serta mampu diserap dunia kerja dengan baik.

MKKS berkomitmen untuk memperbaiki pelayanan, pedoman dan standarnya, sehingga ke depan apa yang menjadi target bersama dapat tercapai.

Menurutnya, pembangunan zona integritas tidak hanya pada pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), tetapi diperlukan juga pembangunan pada semua aspek semua di seluruh kegiatan sekolah,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan, Drs. Agus Nardi Kepala Sekolah SMAN 1 Natar.

“Mari kita bersama-sama saling berkoordinasi, saling mengingatkan dan menjaga aturan ini. Seperti yang kita ketahui negara kita sangat anti dengan korupsi dan sejenisnya. Maka dari itu mudah-mudahan kita semua dapat menjaga amanah ini dengan baik,” pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved