Berita Nasional
Ayah Ibunya Tewas Dibegal, Anak Korban: Nyawa Dibalas Nyawa
Pasangan suami istri tewas dibegal. Anak korban meminta agar nyawa dibalas nyawa setelah luka mendalam yang telah dilakukan pelaku.
Dia mengatakan belum bisa berkomentar lebih rinci karena saat ini Satreskrim Polres Binjai masih melakukan pengembangan.
"Tersangka Sulistiono sudah ditangkap, tersangka ditembak pada kakinya karena berusaha melawan petugas saat akan ditangkap di Jalan Acces Road Inalum, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara pada hari Sabtu (27/2/2021) jam 16:30 WIB."
"Itu dulu, karena masih lanjut pendalaman kasus," kata MP Nainggolan.
Sebelumnya, pasutri Sugianto dan Astuti ditemukan bersimbah darah dan sudah tidak bernyawa.
Mereka ditemukan di perkebunan tebu PTPN II Kelurahan Tunggurono Kecamatan Binjai Timur, Senin (22/2/2021) lalu.
Kondisi korban dipenuhi luka tusukan pada bagian wajah dan kepala.
Kondisi jasad Astuti mengalami luka tusuk di leher dan memar di kepala yang ditemukan dalam keadaan telungkup.
Sedangkan, jasad Sugiono kepalanya pecah diduga akibat dihantam benda tumpul.
Anak korban, Alika (19) mengatakan, orangtuanya pergi belanja sekitar pukul 04.07 WIB ke Pasar Tavip Kota Binjai.
Namun, tidak seperti biasanya, hingga pukul 06.00 WIB ayah dan ibunya tidak juga sampai di rumah.
"Ayah sama mamak kenapa gak pulang, gak kayak biasa."
"Saya pun bilang ke Paman (Yamin) untuk pergi mencari orangtua saya," katanya.
Selanjutnya, Alika beserta abang iparnya, Putra berangkat untuk mencari dan menyisir sepanjang jalan dari rumah hingga ke Pasar Tavip.
Kemudian, Alika bertanya kepada salah satu pedagang di Pasar Tavip untuk memastikan apakah kedua orangtuanya ada datang untuk berbelanja.
"Tempat belanja orangtua bilang ayah dan ibu ada datang berbelanja dan sempat membeli jengkol sekira pukul 05.30 WIB," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/begal-di-binjai.jpg)