Berita Nasional

Sehari Dilantik Wali Kota Solo, Gibran Ikut Razia PSK

Sehari setelah dilantik menjadi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka ikut polisi melakukan razia PSK.

dok Polresta Solo
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming (jaket kuning), ikut razia PSK yang digelar Polresta Solo, Sabtu (27/2/2021) malam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SOLO - Sehari setelah dilantik menjadi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka ikut polisi melakukan razia PSK.

Gibran ikut razia Pekerja Seks Komersial (PSK) yang dilakukan tim Polresta Solo.

Razia itu digelar polisi di kawasan Kestalan dan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Sabtu (27/2/2021) malam.

Di tengah guyuran hujan, Gibran menemani polisi melakukan razia terhadap para PSK yang kerap mangkal di di kawasan Kestalan dan Gilingan.

Baca juga: Bandingkan Gaya Gibran dan Bobby setelah Resmi Jadi Wali Kota di Solo dan Medan

Baca juga: Gibran Digadang Maju Pilgub DKI Saingi Anies Baswedan, PDIP Solo Beri Komentar

Razia ini juga diikuti oleh Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

Pakai jaket tebal, Gibran ikut razia meski turun hujan.

Dia memantau razia yang dilakukan petugas kepolisian.

Dari razia tersebut ada 36 orang PSK yang ditangkap dan diantaranya ada dua warga Solo.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, mereka melakukan operasi malam di wilayah Kestalan dan Gilingan.

"Adapun dari wanita (pekerja seks komersial) yang tertangkap 17 orang di Kestalan dan 19 di Gilingan," ujarnya, Sabtu (27/2/2021).

Dari total 36 orang yang tertangkap mayoritas dari luar kota Solo.

Menurut keterangan Tim Humas Polresta Solo, Gibran sempat menanyakan ke polisi apa ada warga Solo yang terlibat.

"Ada, Mas 2 orang. Lainnya luar kota. Ada yang Semarang, Sukoharjo, ada juga yang KTP Madura," jelas seorang polisi kepada Gibran di lokasi.

Tim Polresta Solo juga menyatakan, dalam kesempatan itu, Wali Kota Solo Gibran mengaku banyak mendengar keluhan dari warga soal penyakit masyarakat di wilayah tersebut.

"Ini menindak lanjuti keluhan-keluhan warga selama ini, terutama di wilayah Kestalan dan Gilingan," kata dia.

"Karena selama saya blusukan, banyak yang melaporkan ada beberapa aktivitas yang meresahkan," jelas dia.

Nantinya mereka yang tertangkap akan dibina oleh Dinas Sosial.

"Harapannya tidak akan kembali lagi di sini," tegasnya.

Tinjau Pedagang

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meninjau vaksinasi Covid-19 di Pasar Gede Kota Solo, Sabtu (27/2/2021).

Dari pantauan TribunSolo.com, Gibran hadir menggunakan mobil Innova putih berplat nomor polisi AD 1 A.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut tampak mengenakan jaket perpaduan warna merah dan putih dan celana serta sepatu warna senada hitam. 

Baca juga: Melihat Gaya Pidato Pertama Gibran dari Kacamata Psikolog, Mirip Jokowi dan Cenderung Introvert

Baca juga: Gaya Pidato Pertama Gibran Mirip Jokowi? Psikolog UNS : Sayang Intonasinya Datar, Kurang Emosional

Ia langsung meninjau lokasi vaksinasi Covid-19 di Pasar Gede Kota Solo. 

Gibran sempat berbincang denga para pedagang, khususnya yang tengah menjalani observasi. 

"Sakit tidak, bu/pak?" katanya. 

"Tidak sakit tadi, tapi cuma sedikit pegal," ujar seorang pedagang. 

Gibran mengatakan, para pedagang Pasar Gede antusias mengikuti vaksinasi Covid-19.

"Pedagang kompak semua mau divaksin, itu penting. Ini saya lihat beberapa pedagang yang divaksin tidak ada keluhan efek samping sama sekali," kata dia. 

"Paling cuma pegal - pegal. Itu sudah biasa," tambahnya. 

Gibran berharap dengan vaksinasi Covid-19 bisa kembali menghidupkan aktivitas jual beli di Pasar Gede Solo. 

"Setelah divaksin ini pedagang sehat semua dan pasarnya tambah ramai," ujarnya.

Pedagang Deg-degan

Para pedagang Pasar Gede Solo menjalani vaksinasi Covid-19, Sabtu (27/2/2021).

Kurang lebih 680 pedagang menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 bikinan perusahaan China Sinovac. 

Dari pantauan TribunSolo.com, mereka mengantre di dekat pintu masuk dan Kantor Kepala Pasar Gede Solo. 

Para pedagang menunggu giliran mereka sembari duduk dengan berjarak antara satu sama lain. 

Mereka nantinya akan diperiksa para petugas medis yang disiagakan. 

Mulai pengecekan tensi dan riwayat kesehatan para pedagang Pasar Gede Solo. 

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka juga memantau langsung proses vaksinasi di Pasar Gede Solo itu.

Sutarni, menjadi seorang pedagang yang ikut dalam vaksinasi Covid-19.

Sutarni tidak bisa menyembunyikan rasa khawatirnya saat menunggu giliran.

Meski begitu, dirinya tetap memberanikan diri untuk tetap menjalani vaksinasi Covid-19.

"Tapi biar Covid-19 cepat hilang," ucapnya. 

Meski begitu, ada juga sejumlah pedagang yang tidak khawatir disuntik vaksin Sinovac. 

Suwondo, menjadi salah seorang diantaranya. 

"Secara pribadi biasa saja," katanya.

Artikel ini telah tayang di solo.tribunnews.com

Sumber: Tribun Solo
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved