Bandar Lampung

Soal Belajar Tatap Muka di Bandar Lampung, Kadisdik: Kalau Sudah Zona Hijau

Menurut Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Sukarma Wijaya, pembelajaran tatap muka ditentukan perkembangan Covid-19.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / V Soma
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung Sukarma Wijaya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandar Lampung belum bisa memastikan apakah pembelajaran tatap muka di sekolah bisa dilangsungkan pada Juli 2021 nanti.

Menurut Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Sukarma Wijaya, pembelajaran tatap muka ditentukan perkembangan Covid-19.

"Pembukaan sekolah lihat situasi Covid-19," kata Sukarma Wijaya, Minggu (28/2/2021).

Menurutnya, aktivitas belajar dan mengajar pada lingkungan sekolah baru akan dilaksanakan setelah Bandar Lampung masuk zona hijau.

Baca juga: Disdikbud Lampung Utara Tunda KBM Tatap Muka

Baca juga: Masih Zona Merah Covid, KBM Tatap Muka di Bandar Lampung Ditunda hingga 4 April 2020

"Kalau belum zona hijau, kemungkinan tetap tidak dibuka. Kalau sudah zona hijau pun, saat ada kasuistik ya, maka tetap akan ditutup sekolahnya," sebut Sukarma.

Pemerintah pusat menargetkan pembelajaran di sekolah akan dimulai pada Juli 2021 nanti.

Hal itu didukung oleh masuknya tenaga pendidikan sebagai objek vaksinasi covid-19 tahap kedua.

"Pusat mengusulkan Juli ya tidak masalah. Siapa yang bisa jamin mobilisasi anak-anak saat menuju dan meninggalkan sekolah?" ujar Sukarma.

"Terlebih, banyak anak sekolah di Bandar Lampung menggunakan fasilitas umum untuk menuju ke sekolah seperti angkot dan ojek," lanjutnya.

Berdasarkan kebijakan terakhir, Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan batas pelaksanaan belajar secara dalam jaringan (daring) untuk jenjang pendidikan PAUD hingga SMP/MTs hingga 4 April 2021.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Bandar Lampung Nomor 420/1534/III.01/2020 tentang Proses Kegiatan Pembelajaran Semester II Tahun Ajaran 2020/2021 pada Masa Pandemi Covid-19 di Kota Bandar Lampung.

"Untuk kelanjutan KBM secara daring, kita akan berikan laporan dahulu kepada ibu wali kota," ungkap dia.

Lebih lanjut, Mengenai pelaksanaan vaksin untuk tenaga pendidikan, Sukarma mengaku telah menerima laporan akan hal itu.

"Mengenai kuota khusus untuk tenaga pendidik saya masih belum mendapat informasi."

"Meski begitu, untuk jumlah guru di Bandar Lampung, itu ada 17.300 lebih. Terdiri dari guru PAUD hingga SMP/MTs negeri dan swasta," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved