Berita Nasional
Pergoki Kawanan Pencuri Sawit, Mandor Perkebunan Tewas Ditembak
Mandor kebun sawit di Muratara, Sumsel tewas ditembak kawanan pencuri sawit
Sementara senjata yang digunakan pelaku menembak korban diduga senjata api rakitan (senpira) jenis kecepek.
Kasus ini, kata Iptu Suhardi, sudah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Muratara.
"Kini sudah ditangani langsung Satreskrim Polres," kata Surhadi.
Kepala Satreskrim (Kasat Reskrim) Polres Muratara, AKP Dedi Rahmad dihubungi belum bisa memberikan penjelasan.
Tim dari Satreskrim Polres Muratara masih melakukan olah TKP di lokasi penembakan.
"Sebentar ya, kami masih di TKP, olah TKP," katanya.
Baru Sebulan Diangkat Asisten Kebun
Dengan mata berkaca-kaca, Diana mengungkapkan kepiluannya yang baru saja kehilangan tulang punggung di keluarganya.
Suaminya, Sugeng Umbara (45) tewas secara tragis setelah ditembak orang yang belum diketahui identitasnya.
Pelaku diperkirakan lebih dari satu orang yang diduga kuat pencuri buah sawit.
Korban Sugeng menemui ajalnya setelah dua peluru bersarang di dada kiri dan lengan kanannya.
"Kami sangat kehilangan, suami saya tulang punggung keluarga kami," kata Diana, istri korban dibincangi Tribunsumsel.com di rumah duka, Jumat (5/3/2021).
Diana bersama suami dan anaknya tinggal di perumahan dalam area perkebunan sawit milik perusahaan tempat suaminya bekerja.
Sehari-hari Diana bekerja menebas rumput dan menyadap karet untuk membantu ekonomi keluarga.
"Saya bantu kerja juga menyadap karet, kadang nebas rumput di kebun sawit," kata Diana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/begal-bunuh-ibu-hamil-di-langkat.jpg)