Apa Itu

Apa Itu Tenggang Rasa dan Contoh Perilakunya

Kata tenggang rasa seringkali terdengar dalam keseharian. Tapi masih banyak yang belum mengetahui apa itu tenggang rasa dan contoh perilakunya.

Tayang:
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Riyo Pratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Simak apa itu tenggang rasa dan contoh perilakunya dalam keseharian.

Kata tenggang rasa begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Tapi, sebenarnya apa itu tenggang rasa? Untuk mengetahuinya, simak penjelasannya di bawah ini!

Tenggang rasa dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti sikap menghormati dan menghargai perasaan orang lain.

Baca juga: Apa Itu Diabetes

Baca juga: Apa Itu Deepfake

Tenggang rasa juga berarti menghargai perbedaan yang ada di lingkungan sekitar.

Nama lain dari tenggang rasa adalah tepa selira.

Dengan tenggang rasa kita dapat berlaku baik pada orang lain walaupun orang tersebut banyak memiliki perbedaan dengan kita.

Sikap tenggang rasa menjadi hal penting yang harus dimiliki setiap orang.

Hal ini karena kita adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain.

Dilansir dari Psychology Today, supaya bisa diperlakukan dengan baik oleh sesama, maka kita juga harus melakukan hal serupa terhadapnya.

Baca juga: Apa Itu Reksadana, Jenis, Keuntungan dan Tips Memilih Reksadana

Baca juga: Apa Itu Aplikasi MyHeritage

Melalui tenggang rasa, kita menjadi lebih berhati-hati dalam setiap perbuatan.

Untuk lebih memahami tentang tenggang rasa, yuk simak contoh-contoh perilaku tenggang rasa dalam kehidupan sehari-hari yang dilansir dari Kompas.com!

  • Menghormati hak asasi setiap manusia tanpa terkecuali.
  • Mengendalikan kata-kata saat sedang marah sehingga tidak keluar kalimat yang dapat menyakiti orang lain.
  • Tidak merendahkan dan menghina orang lain karena status sosial maupun karna kegagalannya.
  • Memberikan dukungan berupa kata-kata penyemangat maupun penghibur kepada teman yang sedang bersedih.
  • Membantu orang tua melakukan pekerjaan rumah.
  • Tidak mengucapkan kata-kata kasar maupun tidak sopan kepada orang tua.
  • Membantu sesama manusia yang sedang kesusahan ataupun mengalami musibah.
  • Tidak menganggap remeh orang lain hanya karena merasa diri kita lebih pintar, lebih kaya, lebih cantik, atau lebih mapan.
  • Tidak membeda-bedakan manusia karena ras, agama, kebangsaan, maupun disabilitas.
  • Tidak menghina orang lain karena keadaan fisiknya yang berbeda dengan kita.
  • Menghormati pendapat orang lain siapapun yang mengemukakannya dan walaupun pendapat tersebut bertentangan dengan prinsip hidupmu.
  • Menanggapi pendapat orang lain yang tidak sesuai prinsipmu dengan kata-kata yang sopan dan tidak menyinggung.
  • Menyisihkan uang jajan untuk membantu orang lain yang sedang kesusahan.
  • Ikut membantu dalam kegiatan sosial bagi korban bencana alam seperti menyumbang barang, uang, mengajak teman untuk turut membantu, ataupun menjadi sukarelawan.
  • Memberikan pujian pada pencapaian orang lain dengan tulus namun tidak berlebihan.
  • Membiasakan berkata maaf saat melakukan kesalahan baik ucapan maupun perilaku. Membiasakan berkata terimakasih saat dibantu ataupun diberikan sesuatu oleh orang lain.
  • Membiasakan berkata tolong saat meminta bantuan dan menghindari kata-kata suruhan yang tidak sopan.
  • Tidak menghina, mengucilkan, dan menganggu teman yang berbeda agama dengan kita.
  • Selalu menerapkan sopan santun kepada siapapun terutama orang yang lebih tua.
  • Selalu menjawab salam atau sapaan dari orang lain, bahkan lebih baik jika kita menyapa terlebih dulu.

Baca juga: Apa Itu Massa dan Berat

  • Menghormati pekerjaan orang lain misalnya tidak menginjak lantai yang baru di pel, tidak sembarangan membuang sampah karena ada tukang sampah yang memungut, dan mengucapkan terimakasih pada pramusaji yang mengantarkan pesananmu di rumah makan. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )
Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved