Apa Itu
Apa Itu Deepfake
Simak penjelasan mengenai apa itu Deepfake berikut. Deepfake adalah penerapan teknologi yang memetakan wajah seseorang ke cuplikan orang lain.
Penulis: Reni Ravita | Editor: putri salamah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Simak penjelasan mengenai apa itu Deepfake berikut.
Dilansir dari Kompas pada Selasa (8/3/2021), belakangan ini ramai di dunia maya Aplikasi MyHeritage yang mampu mengedit foto diam menjadi gambar bergerak, seolah sang pemilik foto hidup.
MyHeritage menyediakan fitur Deep Nostalgia yang menggunakan teknologi AI atau kecerdasan buatan.
Deep Nostalgia sendiri termasuk deepfake yang memanfaatkan AI untuk meniru citra dan gerakan manusia sehingga dapat sedemikian persis. Selain kecanggihan dari teknologi ini, deepfake ternyata memiliki sisi gelap yang mesti diwaspadai bersama.
Baca juga: Apa Itu Aplikasi MyHeritage
Baca juga: Apa Itu Attack on Titan
Simak informasi selengkapnya tentang deepfake berikut ini:
Deepfake adalah sebutan populer untuk penerapan teknologi yang memetakan wajah seseorang ke cuplikan orang lain.
Teknologi ini bisa dengan mulus menganimasikan fitur dan ekspresi manusia.
Deepfake sendiri termasuk salah satu bentuk AI yang memiliki algoritma deep learning atau pembelajaran mendalam.
Metode untuk membuat deepfakes yang umum adalah penggunaan jaringan deep neural yang melibatkan auto encoder untuk teknik pertukaran wajah.
Auto encoder adalah program deep learning AI yang bertugas mempelajari klip video untuk memahami seperti apa orang itu dari berbagai sudut dan kondisi lingkungan.
Baca juga: Apa Itu Disleksia, Gejala, Penyebab dan Pengobatannya
Baca juga: Apa Itu Obesitas
Dalam pembuatan deepfakes video yang diperlukan hanyalah kumpulan video atau gambar target dan video yang ingin dijadikan dasar deepfake.
Agar deepfake makin terlihat nyata, AI lainnya seperti Generative Adversarial Networks (GAN) ditambahkan.
Ia akan mendeteksi dan memperbaiki kekurangan apa pun di deepfake yang sulit membuat detektor deepfake mengungkapnya.
Penggunaan deepfake
Pemanfaatan deepfake secara positif di antaranya adalah penggunaannya untuk menggantikan tokoh nyata yang tidak bisa hadir dalam sebuah pembuatan film.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-deepfake.jpg)