Kabar Artis

Perbedaan Mencolok Arya Saloka dan Aldebaran di Kehidupan Nyata

Simak, Arya Saloka membeberkan perbedaan mencolok dirinya dan Aldebaran di kehidupan nyata.

Penulis: Putri Salamah | Editor: romi rinando
Instagram @arya.saloka
Simak, Perbedaan Mencolok Arya Saloka dan Aldebaran di Kehidupan Nyata 

Arya Saloka mengaku tidak pernah membayangkan untuk ada di titik ini.

“Nggak sama sekali. Gua itu kalo bekerja yaudah ya niatnya hanya bekerja, memberikan yang baik aja,” ujar pemeran Mas Aldebaran.

Ayah satu anak ini juga tidak menaruh ekpektasi tinggi dengan apa yang sedang dikerjakan.

“Dan gua gak pernah berimpian atau berekpektasi tinggi dengan apa yang gua kerjakan. Projek ini gua pingin mudah-mudahan ini bisa booming, atau mudah-mudahan ini bisa apa blabla nggak,” lanjutnya.

Arya juga merasa kaget bisa mencapai pada titik ini.

Ia merasa kaget bahwa di era digital saat ini dan televisi masih mendominasi dan digemari oleh masyarakat.

Selain menjadi seorang aktris, Arya Saloka diketahui juga seorang bussines man.

Disinggung hal itu pemeran Mas Al ini mengatakan dirinya masih belajar dalam berbisnis.

“Ada buka dimsum, roti roti ya dibilang roti setengah kampung setengah bule lah bisa dibilang. Sama ini yang paling baru lagi buat baju muslim,” kata Arya.

Ia mengaku bisnis tersebut adalah usaha kecil-kecilan dirinya.

“Persiapan untuk menuju masa depan,” ujar Arya.

Karir Arya Saloka melambung berkat perannya di sinetron Ikatan Cinta juga berpengaruh terhadap pundi-pundi uang yang didapatkan.

Arya mengungkapkan dirinya seseorang yang sering mempertimbangkan sesuatu hal sebelum Ia memutuskan.

Lebih lanjut Ia menjelaskan dirinya adalah tipe orang yang membeli sesuatu hal atau barang yang Ia butuhkan.

Ayah satu anak ini memiliki suatu hal yang selalu Ia pegang dan yakini hingga dapat membuat karirnya bertahan sampai tahap ini.

“Ingat Tuhan,” ucap Arya.

Menurutnya dengan mengingat Tuhan akan selalu membuat dirinya tidak menjadi sombong dan angkuh.

“Karena Cuma ketika kita ingat Tuhan kita jadi tahu ada yang lebih tinggi daripada kita,”

“Ketika kita ingat Tuhan kita ingat siapa yang menciptkan kita, kita bukan siapa-siapa,” lanjutnya.

( Tribunlampung.coid / Putri Salamah )

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved