Breaking News:

Unila

Rektor Unila Karomani Beri Arahan Pemaparan Strategi Pencapaian Perjanjian Kinerja Unit Kerja

 Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Karomani, M.Si., memberi arahan pada Rapat Pemaparan Strategi Pencapaian Perjanjian Kinerja Unit Kerja,

ist
Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Karomani, M.Si., memberi arahan pada Rapat Pemaparan Strategi Pencapaian Perjanjian Kinerja Unit Kerja, Selasa, 16 Maret 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Karomani, M.Si., memberi arahan pada Rapat Pemaparan Strategi Pencapaian Perjanjian Kinerja Unit Kerja, Selasa, 16 Maret 2021.

Rapat yang digelar offline di ruang sidang utama lantai dua Rektorat dan online via Zoom ini dihadiri jajaran pimpinan tingkat rektorat dan tingkat fakultas.

Dalam arahannya Prof. Karomani menyampaikan, peran program studi (prodi) dalam mendukung pencapaian target kinerja harus menjadi perhatian bersama. Terutama kaitannya dengan program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka dan persiapan Unila menuju PTN BH.

Akan banyak tahapan sulit yang harus dilalui untuk melaksanakan program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka, salah satunya menyusun kurikulum.

Orang nomor satu di Unila ini berharap seluruh pihak dapat mengubah mindset dan lebih proaktif merancang kurikulum sehingga prodi di Unila tidak terpuruk dengan kurikulum lama.

Masing-masing program studi juga bisa melibatkan berbagai pihak dengan tujuan agar kurikulum yang dibuat sesuai dengan program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka.

“Tentu berulang-ulang saya sampaikan kita harus melibatkan pihak lain misalnya industri dan para praktisi. Jadi tidak bisa lagi menyusun kurikulum hanya dari kita oleh kita untuk kita,” ujarnya.

Guru Besar Bidang Ilmu Komunikasi Sosial Unila ini juga menambahkan, Unila tengah mempersiapkan menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH) dengan berbagai upaya, salah satunya membentuk tim percepatan guru besar agar mampu memenuhi target 100 guru besar.

Hal itu tentu akan berpengaruh pada naiknya jumlah prodi berakreditasi unggul dan menjadikan Unila layak menjadi PTN BH. Untuk itu ia meminta seluruh prodi dapat mendukung upaya Unila tersebut.

Rektor juga sudah menyusun kebijakan untuk memacu sekaligus menjaga kekompakan antarprodi dan jurusan melalui insentif remunerasi yang diberikan berdasarkan tingkat akreditasi masing-masing.

Dengan kebijakan ini, rektor ingin meningkatkan kesadaran tentang pentingnya akreditasi bagi sebuah prodi dan mengajak semua ikut serta dalam mewujudkan akreditasi unggul.

“Tidak hanya dekan, ketua prodi, atau ketua jurusan yang bertanggung jawab terhadap akreditasi tapi seluruh dosen dan pihak-pihak yang ada di dalamnya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu pula Prof. Karomani membuka kesempatan bagi para pimpinan prodi untuk sharing dan diskusi mengenai berbagai hambatan yang selama ini dihadapi.(*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved