Ramadan 2021
Bolehkah Salat Tahajud tanpa Tidur? Begini Penjelasannya
Banyak umat Muslim yang bertanya-tanya apakah salat Tahajud harus didahului dengan tidur? Apakah salat Tahajud tanpa tidur tidak dianggap sah?
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Banyak umat Muslim yang bertanya-tanya apakah salat Tahajud harus didahului dengan tidur?
Apakah salat Tahajud tanpa tidur tidak dianggap sah atau afdal?
Selain bolehkah salat Tahajud tanpa tidur, ada pula pertanyaan kapan batas waktu salat Tahajud.
Serta, bagaimana doa setelah salat Tahajud?
Baca juga: Ini Keutamaan Salat Tahajud Menurut Ustaz Adi Hidayat dan Abdul Somad
Baca juga: Tata Cara Salat Tahajud Menurut Ustaz Adi Hidayat
Berikut jawaban atas sejumlah pertanyaan mengenai salat Tahajud.
Berikut penjelasan dosen Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Lampung, Anggi Septia Nugroho.
Berikut jawaban, apakah boleh salat Tahajud tanpa tidur?
Salat Tahajud adalah salat sunah yang dikerjakan pada malam hari.
Orang yang melaksanakan salat Tahajud banyak mengharap ampunan kepada Allah.
Anggi mengatakan, salat tahajud biasa dilaksanakan di sepertiga malam terakhir.
Dilihat dari sisi makna secara bahasa, tutur Anggi, kata tahajud berasal dari kata tahajjada.
Artinya bangun dari tidur.
"Sehingga syarat melaksanakan salat tahajud harus dalam keadaan tidur sebelumnya, kemudian bangun salat tahajud," ujar Anggi.
"jIka ada yang melaksanakan salat malam dan dia dalam keadaan belum tidur, baik itu setelah Isya atau begadang menjelang salat subuh, ia tetap melaksanakan qiyamul lail tapi bukan dimaknai sebagai salat tahajud," terangnya.
Hukum dalam melaksanakan salat Tahajud ada dalam Alquran surat Al Isra ayat 79.