Apa Itu

Apa Itu Kain Songket

Berikut pemaparan apa itu kain songket yang ada dalam pembahasan kunci jawaban tema 7 kelas 3 halaman 87.

Penulis: Reni Ravita | Editor: Hurri Agusto
Tribunnews.com
Apa Itu Kain Songket 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Berikut pemaparan apa itu kain songket yang ada dalam pembahasan kunci jawaban tema 7 kelas 3 halaman 87.

Secara umum, songket adalah kain yang ditenun dengan menggunakan benang emas atau benang perak dan dihasilkan dari daerah-daerah tertentu seperti Palembang, Minangkabau hingga Samarinda

Kata songket berasal dari kata sungkit dari kata kerja menjungkit benang.

Sedangkan dalam arti khusus,sungkit adalah jarum dari tulang yang digunakan untuk menyulam.

Baca juga: Apa Itu World Water Day

Baca juga: Apa Itu UMKM? Simak Pengertian dan Jenis UMKM

Kain sungkit adalah kain yang disulam, sedangkan bersungkit berarti menusukkan, menembus atau memasukkan benang.

Para ahli sejarah mengatakan bahwa Kerajaan Sriwijaya sekitar abad 11 setelah runtuhnya Kerajaan Melayu, memegang posisi perdagangan laut dan hegemoni perdagangan luar negeri.

Sekitar abad ke delapan, Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan kaya raya, sehingga emas sebagai logam mulia melimpah ruah.

Sebagian emas itu kemudian dikirim ke Negara Siam yang diolah dan dijadikan benang emas untuk kemudian dikirim kembali ke Sriwijaya.

Dalam hubungannya dengan benang emas, ada pendapat lain yang mengatakan bahwa benang emas merupakan benang yang diimpor atau didatangkan dari Kot Canton Cina bersamaan dengan didatangkannya benang sutera.

Emas yang melimpah ruah ketika zaman kerajaan dulu tercermin dari penggunaan emas dalam tenunan kain songket dan arti emas dalam bentuk rumah adat limasan.

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 3 Halaman 42 Tentang Daya Tahan

Baca juga: Apa Itu Penyakit Albino

Masyarakat Palembang sebelum Perang Dunia II membuat kain songket yang asli dengan benang emas murni yaitu emas 14 karat.

Itu sebabnya ketika kain sutera yang merupakan bahan dasar kain songket menjadi lapuk, benang-benang emas ditarik dan ditenun kembali pada sutera yang baru.

Karena kualitasnya tersebut, tenunan songket asli disebut songket jantung atau songket cabutan.

Warna pada kain songket mencerminkan status sosial dari si pemakai.

Kain songket warna hijau, merah, kuning dipakai oleh janda, sedangkan warna yang cerah melambangkan bahwa mereka ingin menikah lagi.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved