Apa itu

Apa Itu Petir

Petir adalah kilatan listrik yang terlihat sangat terang dilangit dan disusul oleh suara gemuruh bernama Guntur

Penulis: Riyo Pratama | Editor: Resky Mertarega Saputri
Intisari Online/Yoyok Prima
Ilustrasi. apa itu petir 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Simak apa Itu petir peristiwa yang sering terjadi di Bumi.

Petir adalah kilatan listrik yang terlihat sangat terang dilangit dan disusul oleh suara gemuruh bernama Guntur.

Petir adalah loncatan energi yang terjadi karena perbedaan potensial di awan dengan permukaan Bumi.

Petir memiliki energi listrik yang sangat besar sehingga memiliki daya hancur yang besar.

Baca juga: Apa Itu Gajah Mina

Baca juga: Apa Itu Imajinasi

Dilansir dari Energy Cast, yang dikutip dari kompas.com satu sambaran petir menghasilkan 10 gigawatt dalam waktu yang sangat singkat.

Hal ini membuktikan bahwa kekuatan satu sambaran petir seperti ribuan kali lebih kuat dibandingkan listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga air.

Sehingga petir bisa menghancurkan obyek yang disambarnya.

Membantu pertumbuhan tanaman Tanaman membutuhkan nitrogen untuk dapat tumbuh.

Nitrogen tersedia di atmosfer tapi tidak dalam bentuk ikatan dua atom molekul nitrogen yang bisa digunakan langsung oleh tanaman.

Dilansir dari The Weather Guys, dikuti dari kompas.com energi listrik petir memutus ikatan nitrogen di atmosfer sehingga satu atom nitrogen berikatan dengan oksigen membentuk nitrogen oksida.

Baca juga: Apa Itu Realistis

Baca juga: Apa Itu Suku Bangsa dan Ras

Nitrogen oksida yang dapat larut dalam air menjadi asam nitrat, kemudian akan terbawa air hujan dan turun ke permukaan bumi.

Nitrat sampai ke tanah dengan air hujan dan diserap oleh tanaman sebagai salah satu molekul yang dibutuhkan untuk tumbuh.

Tanah dengan nitrogen yang banyak lebih subur untuk menumbuhkan tanaman.

Membentuk ozon Saat hujan kamu sering mencium bau khas antara tanah yang basah karena hujan, juga bau khas lain yang tidak bisa dijelaskan.

Bau tersebut adalah bau dari ozon, yaitu molekul yang melindungi Bumi dari radiasi sinar Matahari.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved