Apa Itu

Apa Itu Realistis

Penjelasan apa itu realistis yang ada dalam pembahasan kunci jawaban tema 7 kelas 2 halaman 118.

Penulis: Reni Ravita | Editor: putri salamah
Tribunnews.com
Apa Itu Realistis 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Penjelasan apa itu realistis yang ada dalam pembahasan kunci jawaban tema 7 kelas 2 halaman 118.

Dilansir dari gurupendidikan, realistis adalah cara berpikir yang penuh perhitungan dan sesuai dengan kemampuan, sehingga gagasan yang akan diajukan bukan hanya angan-angan atau mempi belaka tetapi adalah sebuah kenyataan.

Seorang yang berwirausaha harus mempunyai cara berpikir yang realistis jangan hanya sebuah angan-angan tetapi tidak dilaksanakan.

Realistis adalah kondisi dimana seseorang merasa sudah tidak harus berpegang terhadap prinsip dasar, dimana setiap orang pasti memilikinya dari keluarga maupun lingkungan lain.

Baca juga: Apa Itu Suku Bangsa dan Ras

Baca juga: Apa Itu Energi Kimia dan Contoh Perubahan Energi Kimia

Hal ini berbeda dengan Idealis yang berarti prinsip atau ideologi seseorang yang mana sangat berpengaruh dalam setiap sisi kehidupan.

Hubungan Berpikir Realistis Dan Idealisme

Berpikir realistis adalah orang yang melihat situasi dan terkadang cermat dalam melihat peluang.

Pada kenyataannya seseorang yang berpikir realis terkadang bisa menjadi apa saja asalkan dia membutuhkan sesuatu.

Etos kerja dan tidak memilah-memilah pekerjaan adalah salah satu keunggulan orang yang realis.

Mereka terkadang berpikir bahwa suatu idealisme tidak sesuai dengan kondisi masyarakat yang memang susah untuk disamakan dengan teori ilmu pengetahuan.

Baca juga: Apa Itu Tokoh Utama dan Tokoh Tambahan

Baca juga: Apa Itu Margin dalam Bisnis ? Cara menghitung Margin

Terkadang seseorang realistis juga melakukan banyak kesalahan yang mana tidak sesuai dengan norma hidup.

Sedangkan di sisi idealisnya adalah seseorang yang sangat berpegang teguh terhadap idealisme dalam menjalani kehidupan sehari-harinya.

Seseorang yang idealis sangat susah untuk dipatahkan dalam berpendapat, serta sangat kaku dalam pemikirannya.

Tetapi sisi positif orang yang idealis ialah mereka sosok yang tidak pernah goyah untuk melakukan hal yang jauh melenceng dan bisa dikatakan negatif.

Idealis akan mendorong seseorang untuk belajar agar memiliki prinsip yang teguh, tidak mudah terpengaruh, dan kritis.

Tips Berpikir Realistis

Kita semua bsa di buat macet dan terhenti karena pikiran negatif dari waktu ke waktu, seperti memanggil diri kita dengan ‘idiot’, ‘gowblok’, ‘pecundang’, berpikir bahwa tidak ada seorang pun yang menyukai kita, berpikir sesuatu yang buruk bakal terjadi, atau percaya bahwa kita tidak dapat mengatasi suatu hal betapapun keras kita berusaha. Ini adalah hal normal.

Tak seorang pun yang sepanjang waktu berpikir positif, apalagi dalam kondisi cemas.

Ketika kita merasa cemas, kita cenderung untuk melihat dunia sebagai tempat yang mengancam dan berbahaya. Reaksi ini berguna bagi kita, karena membayangkan suatu hal buruk dapat membantu kita bersiap diri pada bahaya nyata, yang mampu melindungi diri kita.

Sebahgai contoh, jika kamu sendirian di rumah dan mendengar suara goresan yang aneh di jendela, kamu mungkin berpikir itu adalah maling.

Jika kamu percaya bahwa itu adalah maling, kamu akan menjadi sangat cemas dan bersiap untuk lari meninggalkan rumah, bersiap melakukan perlawanan, atau segera menelpon memanggil bantuan.

Walaupun respon kecemasan ini berguna jika memang benar ada maling di jendela, hal itu menjadi tidak berguna jika apa yang kamu sangka salah.

Sebagai contoh, suara yang muncul mungkin karena adanya batang pohon yang menggores jendela kerena tertiup angin. Dalam kasus ini, pikiranmu salah karena tidak ada bahaya nyata.

Permasalahan dalam berpikir dan bertindak yang mana seolah-olah ada bahaya ketika tidak ada bahaya nyata adalah bahwa kamu merasa cemas yang tidak perlu.

Karena itu, satu strategi yang efektif untuk mengelola rasa cemasmu adalah dengan mengganti rasa cemas, pikiran negatif dengan pikiran realistis.

Berpikir realistis berarti melihat semua aspek dari sebuah situasi (positif, negatif, dan netral) sebelum membuat kesimpulan.

Dengan kata lain, berpikir realistis berarti melihat dirimu, orang lain, dan dunia dengan cara yang seimbang dan adil.

Bagaimana cara melakukannya :

1.beri perhatian pada ‘bicara pada diri sendiri’ mu.

Pemikiran adalah suatu hal yang kita katakan pada diri kita sendiri tanpa mengucapkan (bicara pada diri sendiri).

Kita bisa memiliki banyak pemikiran setiap harinya. Kita semua memiliki cara berpikir mengenai suatu hal yang berbeda-beda, dan bagaimana kita berpikir memiliki pengaruh yang besar pada perasaan kita.

Ketika kita berpikir bahwa sesuatu yang buruk bakal terjadi – seperti ketika akan digigit anjing – kita merasa cemas.

2. kenali pikiran yang membuat kita merasa cemas. perlu waktu agak lama dan latihan untuk mengenali pikiran specifik yang membuat kita cemas, berikut beberapa tip yang bisa membantu: beri perhatian pada perubahan kecemasan, betapapun kecilnya.

Baca juga: Apa Itu Suku Bangsa dan Ras

Baca juga: Apa Itu Margin dalam Bisnis ? Cara menghitung Margin

Itulah apa itu realistis yang ada dalam pembahasan kunci jawaban tema 7 kelas 2 halaman 118. ( Tribunlampung.co.id / Reni Ravita )

BACA BERITA apa itu lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved