Berita Nasional
Emak-emak Bertengkar Soal Utang di Kantor Polisi, Kapolsek di Bogor Akhirnya Bayarkan Utang
Seorang kapolsek di Bogor turun tangan mengatasi pertengkaran dua ibu-ibu alias emak-emak perihal utang. Mereka ribut soal utang dengan jaminan KTP.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BOGOR - Seorang Kapolsek turun tangan mengatasi pertengkaran dua ibu-ibu alias emak-emak perihal Utang.
Bahkan, sang Kapolsek sampai membayarkan Utang tersebut.
Perseteruan terjadi antara dua emak-emak yang saling bersahabat dan bertetangga di Bogor.
Mereka ribut soal Utang dengan jaminan KTP dan ijazah.
Perseteruan soal Utang piUtang sebesar Rp 900 ribu tersebut akhirnya dibawa ke polisi.
Dua warga Klapanunggal, Kabupaten Bogor terlibat perdebatan panjang hingga tak menemui titik temu.
Akhirnya, Kapolsek Klapanunggal rela merogoh koceknya sendiri demi mengakhiri perseteruan dua sahabat agar berakhir damai.
Kapolsek AKP Fadli Amri merngakhiri perdebatan panjang tanpa ujung dengan membayar Utang tersebut.
Kapolsek menjelaskan perdebatan antara dua orang ibu-ibu itu berawal dari seorang ibu berinisial AD.
Ia meminjam uang kepada ibu berinisial NU sebesar Rp 900 ribu pada 2019 lalu.
"Dengan kesepakatan pengembalian menjadi Rp 1 juta serta jaminan Ijazah, KTP dan Kartu Keluarga. Keduanya saling kenal dengan baik," terang AKP Fadli Amri kepada wartawan, Minggu (28/3/2021).
Setelah sekian lama, Utang tersebut tidak kunjung dilunasi dan saudari AD merasa sudah membayar lunas Utang tersebut.
AD bersikukuh dan meminta jaminan ijazah, KTP dan KK miliknya dikembalikan untuk keperluan mencari pekerjaan.
"Namun Saudari NU merasa tidak pernah menerima uang pembayaran dan tidak ada bukti yang bisa membenarkan bahwa Saudari AD sudah membayar Utang tersebut," katanya.
Baca juga: 2 Emak-emak Ribut Soal Utang di Kantor Polisi, Kapolsek Akhirnya Turun Tangan Bayari
Saat dibawa ke Rumah Problem Solving Polsek Klapanunggal, keduanya tetap berdebat panjang.