Apa Itu

Apa Itu Kain Tapis

Masyarakat Lampung memiliki beragam warisan budaya, salah satunya adalah kain tapis. Berikut ini adalah penjelasan tentang apa itu kain tapis.

Tayang:
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Hurri Agusto
Tribunlampung.co.id/Dedi
Ilustrasi kain tapis. Penjelasan tentang apa itu kain tapis 

Penggunaan kain tapis juga tidak bisa sembarangan, tergantung siapa yang menggunakan dan acara yang digelar.

Kain tapis juga dibagi berdasarkan asal pemakainya.

Mulai dari kain tapis dari Pesisir, Pubian Telu Suku, Sungai Way Kanan, Tulang Bawang Mego Pak, Abung Siwo Mega dan lainnya.

Seiring dengan berjalannya waktu, kain tapis juga semakin beragam, mulai dari motif dan warna. Pembuatan kain tapis juga ada yang menggunakan mesin bordir.

Dengan menggunakan mesin, produksi kain tapis bisa dilakukan secara massal dan waktu pengerjannya juga lebih cepat.

Teknik bordir juga dibagi menjadi manual dan dengan komputer.

Dari segi harga, tapis dengan menggunakan mesin bordir lebih mahal karena tingkat kerumitan saat pengerjaan.

Penggunaan kain tapis sangat erat kaitannya dengan penggunaan secara praktis dan fungsi simbolis yang kemudian diberi makna ritual.

Muatan simbol pada kain tapis adalah sebagai penghubung dari berbagai makna pelaksanaan upacara adat di sepanjang lingkaran hidup manusia.

Makna simbolis yang terkandung dalam motif kain tapis selalu berkaitan dengan lingkungannya, secara filosofis erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat Lampung baik masyarakat Lampung pesisir/saibatin maupun masyarakat Lampung pepadun.

Sebagai contoh motif tapis dengan motif kapal, kapal dianggap sebagai kendaraan yang membawa perjalanan kehidupan manusia mulai dari kelahiran, masa anak-anak, masa remaja, dewasa, masa perkawinan, sampai pada masa kematian.

Motif ini dianggap sebagai simbol perjalanan hidup manusia.

Dilansir dari laman Kemdikbud, kain tapis juga mencerminkan status sosial seseorang dalam masyarakat adat, apakah dia sebagai tokoh adat, tokoh masyarakat, dan mencerminkan tingkat kepenyimbangan.

Karena jenis kain tapis tertentu hanya dimiliki dan dipergunakan oleh kalangan terbatas, seperti pada kelompok pemimpin adat/penyimbang.

Fungsi praktis kain tapis pada umumnya dikenakan oleh kaum wanita saat ada acara-acara adat.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved