Penembakan di Mabes Polri
Teroris Serang Mabes Polri, BIN: Ngacak Sekali, Adik Ini Sama Sekali Tidak Mengerti
Zakiah Aini, terduga teroris serang Mabes Polri tampak seperti amatir yang tidak jelas siapa target yang disasar.
"Ketiak dia berhadapan dengan petugas yang siap hanya menodongkan tidak melesatkan peluru," kata Wawan.
"Jadi ini yang masih salah satu indikasi dia belum berlatih secara trik militer atau pola serang yang mestinya dilakukan sehingga sama sekali tidak ada korban," imbuh Wawan.
Selain itu, petugas yang sigap saat menghadapi serang ZA membuat tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
"Di samping itu memang capicity building markas memang diperkuat jadi senjata itu melekat sehingga ada alarm seperti ini lantas terkepung dia, jadi si ZA ini tidak mempelajari secara detail analisa sasaran," kata Wawan.
Penjelasan Kapolri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, perempuan berinizial ZA itu awalnya datang ke Mabes Polri sekitar pukul 16.30 WIB.
Ia masuk dari pintu belakang dan berjalan ke arah ke pos gerbang utama Mabes Polri.
Pelaku pura-pura menanyakan di mana lokasi kantor pos.
Lalu oleh anggota diberikan pelayanan dengan menunjukkan arah kantor pos.
"Setelah dari kantor pos pelaku lalu kembali lagi ke pos jaga di pintu depan dan melakukan penyerangan kepada anggota di pos jaga tersebut," kata Sigit dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021).
Sigit mengatakan, ZA melepaskan tembakan sebanyak 6 kali.
Sebanyak 2 tembakan diarahkan kepada anggota di dalam pos jaga, 2 tembakan kepada anggota di luar pos jaga, dan 2 tembakan lagi kepada anggota yang ada di belakangnya.
Mendapat serangan itu, polisi kemudian langsung melumpuhkan ZA. "Terhadap tindakan tersebut petugas kemudian melakukan tindakan tegas terukur," kata Sigit.
Sigit mengatakan, dari penyelidikan yang dilakukan, ZA diketahui berusia 25 tahun dan beralamat di Jalan Lapangan Tembak, Ciracas, Jakarta Timur.
"Berdasarkan identifikasi memang identitasnya sesuai. Berdasarkan profiling maka yang bersangkutan adalah tersangka lone wolf yang berideologi radikal ISIS yang dibuktikan postingannya di sosial media," kata Sigit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/zakiahaini-teroris-serang-mabes-polri.jpg)