Breaking News:

Metro

Disdikbud Metro Ajukan 2.500 Guru Divaksinasi Covid-19

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro mengajukan 2.500 guru untuk divaksin guna Kegiatan Belajar Mengajar tatap muka atau luring.

Tribunlampung.co.id/Deni
Ilustrasi - Petugas menunjukkan vaksin Covid-19. Disdikbud Metro Ajukan 2.500 Guru Divaksinasi Covid-19 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro mengajukan 2.500 guru untuk divaksin guna Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka atau luring siswa SD dan SMP sederajat.

Plt Kepala Disdikbud Kota Metro Puspita Dewi mengatakan, vaksin guru sesuai dengan SKB empat Menteri (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri) tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran masa pandemi Covid-19.

"Jadi, ketika seluruh guru sudah divaksin, kami siap untuk gelar KBM tatap muka. Karena dari SKB, syaratnya seluruh pendidik dan tenaga pendidikan ditarget selesai vaksin pada bulan Juni tahun ini," bebernya, Senin (5/4/2021).

Ia mengaku, setelah vaksinasi guru, tahap selanjutnya meminta persetujuan dan keputusan dari wali murid.

Surat persetujuan akan diisi orangtua.

Jika ada yang tidak setuju, pihaknya tidak akan memaksa.

"Dan anak pun tetap melakukan pembelajaran melalui daring. Artinya ada pilihan jika memang ada orang tua yang khawatir. Dan KBM tatap muka juga tidak berjalan setiap hari. Nanti diterapkan seperti ganjil genap," tukasnya.

Dimana ada siswa yang masuk dan ada yang daring.

Namun demikian, yang paling utama adalah kapasitas ruangan hanya diisi 50 persen dari total jumlah siswa dan setiap pertemuan paling lama dua jam.

"Nah, sampai sekarang memang tenaga pendidik kita belum ada yang divaksinasi. Masih menunggu petunjuk berikutnya. Jadi yang sudah kami data itu ada 2.500 guru. Terdiri dari guru SD dan SMP. Kalau TK dan Paud belum bisa tatap muka," ungkapnya. 

Ia menambahkan, jika nanti pada masa KBM tatap muka ada murid atau guru yang terpapar Covid-19, maka secara otomatis sekolah akan ditutup kembali dan proses KBM tatap muka akan diberhentikan. 

"Sesuai dengan ketentuan, yang menyelenggarakan KBM tatap muka adalah zona kuning dan hijau. Kita masih masuk zona orange. Harapan kita, setelah vaksinasi guru berjalan, kemudian KBM tatap muka diadakan, tidak ada klaster ataupun kasus dari sekolah," tuntasnya.

( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Baca berita Vaksinasi Covid-19 di Metro lainnya

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved