Breaking News:

Bandar Lampung

Kejati Lampung Masih Jadwalkan Ulang Pemangilan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Benih Jagung Kementan

Kasipenkum Kejati Lampung Andrie W Setiawan mengatakan perkara tindak pidana korupsi pada pengadaan bantuan benih jagung masih dalam proses.

Tribunlampung.co.id/Hanif
Kasipenkum Kejati Lampung Andrie W Setiawan saat diwawancara. Kejati Lampung Masih Jadwalkan Ulang Pemangilan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Benih Jagung Kementan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung masih menjadwalkan ulang untuk pemanggilan tiga tersangka perkara tindak pidana korupsi pada pengadaan bantuan benih jagung Direktorat Jendral Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI.

Kasipenkum Kejati Lampung Andrie W Setiawan mengatakan perkara tindak pidana korupsi pada pengadaan bantuan benih jagung masih dalam proses.

"Saat ini prosesnya untuk pemanggilan tersangka masih kami agendakan, nanti hasilnya kapan nanti kami sampaikan," ungkapnya, Senin (5/4/2021).

Lanjutnya, saat ini tim penyidik masih fokus terhadap saksi yang ada di lapangan.

"Masih fokus pada saksi di lapangan dan juga saksi ahli," timpalnya.

Disinggung pemanggilan ketiga tersangka belum dijadwalkan karena ada kaitannya dengan mundurnya Edi Yanto (Salah satu tersangka) dari jabatannya sebagai asisten ekonomi, Andrie menampik hal tersebut.

"Yang jelas saat ini tim masih fokus di lapangan, dan tim sudah melakukan pemantauan di lahan yang dimana untuk tempat dijadikan menanam jagung tersebut," katanya.

Adapun lahan yang dikroscek yakni di empat kabupaten, di antaranya Lampung Timur, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Lampung Utara.

"Dan kami saat ini masih berkoordinasi dengan BPK, BPK masih membutuhkan saksi saksi di lapangan untuk perhitungan kerugian negara," tandasnya.

Perlu diketahui Kejati Lampung telah menetapkan tiga tersangka terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pada Pengadaan Bantuan Benih Jagung pada Direktorat Jendral Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI yang dialokasikan untuk Provinsi Lampung tahun anggaran 2017.

Adapun ketiga tersangka ini yakni EY, HRR dan IMA, yang mana tersangka EY dan HRR yang masih berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), sedangkan IMA merupakan seorang rekanan.

( Tribunlampung.co.id / Hanif Mustafa )

Baca berita Korupsi Bantuan Benih Jagung lainnya

Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved