Breaking News:

Kasus Suap Lampung Tengah

Ketua Fraksi PKS Lampung Tengah Akui Setor Uang Suap Rp 750 Juta Agar Dapat Proyek

Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung Tengah Muhammad Gofur mengaku menyerahkan uang suap Rp 750 juta

Tribunlampung.co.id/Hanif
Suasana persidangan lanjutan Mustafa. Dapat Jatah Proyek, Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung Serahkan Fee Rp 750 Juta 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung Tengah Muhammad Gofur mengaku menyerahkan uang suap Rp 750 juta demi mendapatkan proyek dari Pemkab Lampung Tengah.

Pengakuan Ketua Fraksi DPRD PKS Lampung Tengah Muhammad Gofur disampaikan di sidang kasus gratifikasi eks Bupati Lampung Tengah Mustafa.

Uang suap diberikan Ketua Fraksi DPRD PKS Lampung Tengah Muhammad Gofur kepada orang dekat Mustafa dalam bungkus plastik kresek.

"Saya serahkan Rp 600 juta kepada pak Andre, ngasihnya pakai kresek, kemudian Rp 150 juta di pindang sehat. Jadi total yang diserahkan 750 juta," kata Gofur.

Akui dapat jatah proyek, saksi Muhammad Gofur ketua fraksi PKS DPRD Lamteng serahkan fee Rp 750 juta.

Hal ini diakui langsung oleh saksi Muhammad Gofur dalam persidangan suap gratifikasi eks Bupati Lampung Tengah Mustafa di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (8/4/2021).

"Apakah selain ketok palu apakah DPRD dapat jatah proyek?" tanya JPU KPK Taufiq Ibnugroho.

"Tahu pak, tapi harus menyerahkan uang dulu, itupun kata pak Taufik Rahman (Kadis PUPR Lamteng)," jawab Gofur.

Gofur pun menjelaskan awal mula anggota DPRD dapat jatah proyek setelah Bupati Lamteng Mustafa memanggilnya di rumah dinas.

"Pernah dipanggil Pak Mustafa, menyampaikan jika ingin memproses pekerjaan di Lamteng bisa koordinasi dengan pak Taufik," kata Gofur.

Halaman
12
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved