Breaking News:

Mesuji

Bapenda Mesuji Distribusikan 120.370 Lembar SPPT

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mesuji mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP)

ISTIMEWA
DISTRIBUSI SPPT - Bapenda Mesuji saat pendistribusian SPPT dan DHKP PBB-P2 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mesuji mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) 2021.

Menurut Plt Kepala Bapenda M Rois Mandala, pendistribusian dilaksanakan secara maraton pada 5-8 April 2021. Dimana jumlah SPPT yang didistribusikan sebanyak 120.370 lembar.

"Pada tahun 2021, pokok ketetapan sementara PBB-P2 sebesar Rp 5.018.647.327,- dengan jumlah SPPT 120.370 lembar. Jumlah tersebut merupakan ketetapan sementara, belum termasuk ketetapan PBB perusahaan," ungkap Rois di ruang kerjanya, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Bapenda Tulangbawang dan Bank Mandiri Gagas Pola Pembayaran Pajak Non Tunai Melalui Kanal

Selanjutnya, kata dia, untuk SPPT PBB perusahaan masih dalam tahap verifikasi dan validasi. Ditargetkan setelah Idul Fitri pencetakan akan disampaikan kepada perusahaan sebagai wajib pajak.

Dikatakannya asumsi jumlah ketetapan PBB perusahaan lebih kurang senilai Rp 8,3 miliar. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibandingkan pada 2020, meskipun tidak semua objek pajak mengalami kenaikan.

Kepala Bidang PBB dan BPHTB Bapenda Dedi Martadinata menjelaskan bahwa beberapa ketetapan kenaikan pokok tersebut di antaranya disebabkan penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di beberapa wilayah yang mengalami perkembangan.

"Pada tahun 2020 masih ada NJOP terendah senilai Rp 1.500 maka dengan terbitnya Keputusan Bupati, NJOP minimal kita naikkan menjadi Rp 3.500," jelasnya.

Selain itu, tambahnya, adanya penyesuaiaan pengenaan PBB-P2 minimal di Kabupaten Mesuji dengan terbitnya Keputusan Bupati Mesuji Nomor: B/192/I.02/HK/MSJ/2021 tentang Penetapan Pengenaan PBB-P2 Minimal di Kabupaten Mesuji.

"Yang dalam kurun waktu tiga tahun terakhir sebesar Rp 25 250 naik menjadi Rp 30000," ucapnya.(Tribunlampung.co.id /M Rangga Yusuf)

Penulis: M Rangga Yusuf
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved