ADVERTORIAL
Tujuh Alasan Mengapa Kita Harus Membeli Properti Saat Ini
Branz Mega Kuningan, satu-satunya apartemen yang developer dan kontraktornya berasal dari Jepang dan berlokasi di CBD Kuningan.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia Maret tahun lalu, masyarakat memilih untuk menunda investasi, membeli properti dan lebih fokus pada upaya untuk bertahan di tengah ketidakpastian yang ada.
Seiring dengan ditemukannya vaksin, penerapan pencegahan penularan dengan 5M, dan geliat pasar modal dimana jumlah investor mencapai 3,87 juta Single Investor Identification (SID) atau naik 56 persen dari posisi akhir 2019, menjadikan tahun 2021 adalah tahun yang tepat untuk membeli properti.
Berikut ini tujuh alasan mengapa kita harus membeli properti saat ini:
1. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi menuturkan sepanjang tahun 2020, jumlah investor di Pasar Modal Indonesia yang terdiri atas investor saham, obligasi, maupun reksadana mengalami peningkatan pesat.
Tercatat, sampai dengan 29 Desember 2020 jumlah investor mencapai 3,87 juta Single Investor Identification (SID) atau naik 56 persen dari posisi akhir 2019 lalu.
Dari jumlah itu, investor saham juga naik sebesar 53 persen menjadi sejumlah 1,68 juta SID.
Artinya membeli properti yang sangat dekat dengan sentra aktivitas bursa saham adalah pilihan yang tepat.
Salah satu lokasi yang bisa menjadi pilihan adalah Branz Mega Kuningan. Satu-satunya apartemen yang developer dan kontraktornya berasal dari Jepang dan berlokasi di CBD Kuningan.
Dengan jarak tempuh 9 menit berkendara atau menggunakan MRT setiap 10 menit, Branz Kuningan sangat cocok untuk mereka yang beraktivitas di seputaran Bursa Efek Indonesia.
2. Program vaksinasi pemerintah yang sudah mulai bergulir membuat roda ekonomi berputar kembali.
Namun tidak semua cukup beruntung bisa survive ditengah hantaman efek pandemi Covid-19.
Salah satu pengembang yang sukses bertahan di tengah hantaman pandemi adalah Tokyo Land dengan kontraktornya Shimizu yang mengembangkan Branz Mega Kuningan.
Dengan adanya dua nama besar ini, investasi properti menjadi lebih terjamin.
Budaya Jepang yang sangat mengedepankan kedisiplinan, harga diri dan kepercayaan menjadikan investasi menjadi lebih pasti keamanannya.
3. Laporan Wealth Report 2021, perusahaan properti yang bermarkas di London, Knight Frank, yang diterbitkan Selasa (02/03), menunjukkan jumlah orang superkaya Indonesia akan naik 67% dalam lima tahun ke depan sampai 2025.
Para crazy rich ini membutuhkan hunian yang nyaman, fasilitas lengkap sekaligus juga jaminan investasi di masa-masa mendatang.
Lokasi klasik yang selalu menjadi pertimbangan adalah pusat sentra bisnis di daerah Kuningan.
Tidak bisa dipungkiri, gaya hidup para crazy rich ini sangat menarik untuk diikuti.
Mereka terbiasa menikmati swimming pool, jacuzzi, sauna, function room, sky lounge, sky deck, cafe, pusat kebugaran, yoga studio, lobby yang nyaman, commercial area untuk menjalankan bisnisnya dan semua fasilitas tersebut ada di Branz Mega Kuningan.
4. Mengelola keuangan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan ekonomi keluarga. Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 yang menyebabkan adanya peningkatan biaya hidup.
Tidak dapat dipungkiri bahwa wabah ini sangat mempengaruhi manajemen keuangan banyak orang.
Bukan kebiasaan dan gaya hidup seseorang saja yang berubah, tetapi cara mengatur keuangan pribadi juga ikut berubah mengikuti tatanan hidup baru/new normal.
Mulai dari melakukan penghematan sampai dengan menyiapkan lebih banyak dana darurat yang bisa dipakai setiap waktu.
Demikian halnya dengan Branz Kuningan. Properti ini sangat memahami kebutuhan pengelolaan keuangan secara bijak di saat pandemi.
Oleh karenanya Branz Mega Kuningan menawarkan program easy payment.
Tidak hanya itu, cicilan per bulannya mulai dari 10 juta. Dengan cicilan tersebut sudah bisa memiliki properti dilokasi yg strategis dan bergengsi.
Lokasi Branz Mega Kuningan dikelilingi gedung gedung perkantoran, kedutaan, shopping mall, dilewati akses transportasi dan memiliki pangsa pasar sewa yang jelas, membuat investor tertarik untuk invest di Branz Mega Kuningan.
5. Work from home kini menjadi hal umum dalam menjalankan bisnis. Majalah Forbes memprediksi bahwa di akhir tahun 2025, sebanyak 70% pelaku usaha dan karyawan akan bekerja dari rumah (working from home) paling tidak 5 hari setiap bulannya.
Artinya memiliki properti yang bisa disewakan sebagai hunian nyaman sekaligus menjalankan usaha adalah investasi yang akan menjadi booming di tengah maraknya tren working from home. Properti yang dikelilingi gedung gedung perkantoran, kedutaan, shopping mall, dan dilewati akses transportasi seperti Branz Mega Kuningan sangat cocok untuk menjawab tren working from home sekaligus prospek yang sangat bagus untuk disewakan.
6. Being single tidak harus berarti tidak bisa memiliki properti tahun ini. Being single berarti membutuhkan hunian yang nyaman sekaligus juga fun, trendy dan memiliki akses yang mudah ke tempat-tempat yang menarik.
Area Kuningan merupakan daerah yang sejak lama terkenal sebagai tempat berkumpulnya para expatriat single. Hal ini tentunya berhubungan dengan banyaknya kedutaan yang terletak di daerah tersebut. Dengan konsep semi furnished namun berfasilitas dapur dan kamar mandi yang lengkap, Branz Mega Kuningan bisa menjadi salah satu pilihan.
7. Memilih hunian tidak hanya membutuhkan pembiayaan, namun juga pertimbangan, sumber yang bisa dipercaya dan diandalkan serta seseorang untuk bisa diajak bertukar pikiran.
Senior Properti Consultant yang baik mampu menjawab kebutuhan konsumennya dan salah satu yang direkomendasi adalah Yunita Minisira.
Sebagai seseorang yang sudah berkecimpung di dunia properti lebih dari 10 tahun, masukan-masukannya bisa membantu dalam menentukan hunian yang cocok.
Yunita Minisira bisa dihubungi melalui WA atau telepon pada nomor 081319820076. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/branz-mega-kuningan-1.jpg)