Berita Nia Ramadhani
Mertua Nia Ramadhani Suntik Vaksin Nusantara, Aburizal Bakrie: Saya Pernah Utang Nyawa ke Terawan
Belum lama ini mertua Nia Ramadhani, Aburizal Bakrie disuntik vaksin Nusatara. Ia mengaku percaya pada Terawan dan pernah utang nyawa padanya.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Resky Mertarega Saputri
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Politikus sekaligus mertua Nia Ramadhani, Aburizal Bakrie mengaku telah disuntik vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.
Pengakuan itu ia sampaikan melalui akun Twitter pribadinya, Jumat (16/4/2021) lalu.
Dalam cuitannya, Aburizal Bakrie divaksin bersama sang istri dan mengaku termasuk yang pertama menjadi relawan untuk vaksin Nusantara ini.
"Hari ini saya disuntik vaksin Nusantara. Sampel darah saya sudah diambil duluan delapan hari lalu. Saya termasuk yang pertama menjadi relawan untuk vaksin Covid-19 buatan anak bangsa ini.
"Selain saya, tadi istri saya juga ikut divaksin di RSPAD," tulis Aburizal Bakrie.
Ia pun membongkar alasan menerima vaksinasi yang dilakukan bersama istrinya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.
Ayahanda Ardi Bakrie itu mengungkapkan percaya pada kemampuan dan keahlian Terawan, yang merupakan salah satu penggagas vaksin Nusantara.
Terlebih, Ical juga mengaku pernah utang nyawa kepada Terawan karena telah membantunya dari serangan penyakit stroke.
"Saya percaya dengan vaksin ini karena memang saya percaya dengan kemampuan Dokter Terawan. Bahkan saya ini pernah hutang nyawa, karena beliau dengan metode "cuci otak"-nya pernah menyelamatkan saya dari serangan stroke yang fatal," tambahnya.
Berdasarkan cuitannya, Dewan Pembina Partai Golkar itu pun menyebutkan bahwa tak hanya dirinya yang pernah ditolong oleh Terawan, melainkan juga tokoh nasional lainnya.
Alhasil, banyak yang mendukung vaksin Nusantara ini, tak terkecuali Aburizal Bakrie.
Bahkan mertua Nia Ramadhani itu pun mengungkapkan pernah membela Terawan Agus Putranto dengan seruan #SaveDokterTerawan di media sosial, kala dokter itu dipecat dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada 2018 silam.
Selain itu, Ical pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mempermasalahkan kehadiran vaksin ini yang tengah diupayakan pemerintah demi kemaslahatan bersama.
"Menurut saya vaksin untuk Covid-19 tidak perlu dipertengangkan. Ini ikhtiar yang baik untuk kemanusiaan."
Sebagai penutup cuitan, Aburizal Bakrie juga menyelipkan doa dan harapannya agar pandemi ini bisa segera berakhir.
"Di Bulan Ramadan yang baik ini mari kita juga berdoa semoga pandemi Covid-19 segera teratasi, dan kita bisa kembali beraktivitas dan berkarya seperti sediakala. Amin," tutup mertua Nia Ramadhani itu. (Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )