Pesisir Barat
Pencurian Jadi Kasus yang Mendominasi di Pesisir Barat Selama Triwulan I 2021
Selama periode triwulan I Tahun 2021, kasus pencurian mendominasi di wilayah Pesisir Barat.
Penulis: Nanda Yustizar Ramdani | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESISIR BARAT - Selama periode triwulan I Tahun 2021, kasus pencurian mendominasi di wilayah Pesisir Barat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Krui Pesisir Barat M Indra Gunawan K didampingi Kasubsi Tindak Pidana Umum dan Tindak Pidana Khusus Yogi Aprianto.
Yogi mengatakan, tren tersebut meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pandemi Covid-19 diduga menjadi satu di antara penyebab melonjaknya kasus pencurian tersebut.
"Ada tren yang meningkat dibandingkan tahun lalu, terutama di pencurian," kata Yogi Aprianto di kantornya, Selasa (20/4/2021).
"Dugaan (penyebabnya) karena Covid-19," tambah dia.
Ia mengungkapkan, para penduduk asli Pesisir Barat yang pergi merantau untuk bekerja di masa pandemi Covid-19 ini banyak yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
"Akibat PHK besar-besaran di masa pandemi Covid-19, banyak para perantau yang pulang ke Pesisir Barat lantaran kehilangan pekerjaan," terang Yogi Aprianto.
"Karena gak ada kerjaan, akhirnya jadi maling," duganya.
Selanjutnya, Yogi membeberkan, berbagai kasus tindak pidana yang terjadi sepanjang triwulan I tahun 2021.
"Satu perkara tindak pidana korupsi, pencurian sebanyak 13 kasus, penganiayaan sebanyak 2 kasus," urainya.
"Penadahan sebanyak 2 kasus, persetubuhan terhadap anak di bawah umur 1 kasus, dan pengeroyokan 1 kasus," lanjut dia.
Yogi berharap, ke depannya tingkat kriminalitas di wilayah hukum Cabjari Krui segera menurun.
"Mudah mudahan tingkat kriminal berkurang," harap Yogi Aprianto.
Tak lupa, ia juga menyampaikan imbauannya kepada masyarakat setempat khususnya.
"Imbauannya kepada masyarakat kenali hukum, jauhi hukuman, jangan kena hukum biar gak masuk penjara," tandas Yogi Aprianto.
( Tribunlampung.co.id / Nanda Yustizar Ramdani )