Breaking News:

Universitas Lampung

FRPKB dan KPK Gelar Kuliah Umum Implementasi Pendidikan Antikorupsi

Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan Kuliah Umum Implementasi Pendidik

ist
Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan Kuliah Umum Implementasi Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi untuk Mendorong Tumbuhnya Mental Antikorupsi di Perguruan Tinggi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan Kuliah Umum Implementasi Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi untuk Mendorong Tumbuhnya Mental Antikorupsi di Perguruan Tinggi.

Kuliah umum diselenggarakan di ruang sidang utama lantai dua, Rektorat Universitas Lampung (Unila) dan disaksikan online melalui Zoom oleh 400-an peserta mulai dari jajaran pimpinan dan mahasiswa di lingkungan Kampus Hijau.

Penyelenggara pada agenda ini turut mengundang Sekda Provinsi Lampung Ir. Fahrizal Darminto, M.A., mewakili Gubernur Lampung, para rektor anggota FRPKB, Wakajati Lampung Edyward Kaban, S.H., M.H., Ditreskrimsus SKBP Mestron Siboro mewakili Kapolda Lampung, Kolonel Kav. Thomas Rudyanto, S.H., selaku Kasiter Korem mewakili DANREM, dan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf.

Kuliah umum implementasi pendidikan antikorupsi ini menghadirkan dua narasumber Wakil Ketua KPK RI Nawawi Pomolango, S.H. M,H., dan Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno selaku Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan UGM.

Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si., yang juga menjabat Ketua FRPKB pada sambutannya mengatakan, korupsi di Indonesia memang tidak mudah ditekan sedemikian rupa. Tahun ini saja, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Melalui kuliah umum ini ia mengharapkan, para peserta memahami bagaimana menumbuhkan mental antikorupsi di perguruan tinggi sehingga, harapannya Indonesia sebagai negara bebas korupsi bisa terwujud. “Kami juga menginginkan ke depan ada kerja sama KPK dan FRPKB dalam kaitan menanamkan nilai-nilai karakter,” ujarnya.

Sesi pemaparan kuliah umum ini dimoderatori Wakil Dekan Kemahasiswaan dan Alumni FISIP Unila Dr. Robby Cahyadi, M.A.

Dalam sesi ini Wakil Ketua KPK RI Nawawi Pomolango memaparkan tentang mengenal korupsi, strategi pemberantasan korupsi, hingga implementasi pendidikan anti korupsi di perguruan tinggi melalui materi berjudul “Meneguhkan Nilai-nilai Integritas di Kalangan Mahasiswa”.

Sementara Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso melakukan sharing knowledge tentang bagaimana UGM menanamkan nilai-nilai integritas pada mahasiswanya sebagai pengimplementasian strategi pemberantasan korupsi melalui pendidikan dan peran masyarakat agar tidak mau melakukan korupsi.

Acara dilanjutkan dengan deklarasi dan penandatanganan komitmen Zona Integritas Universitas Lampung yang dilakukan Rektor Unila Prof Karomani dan Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Prof. Dr. Dyah Wulan Sumekar R.W., S.K.M., M.Kes., sebagai perwakilan unit pelaksana ZI, yakni FK Unila.

Penandatanganan turut disaksikan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes., selaku Penanggung jawab Reformasi Birokrasi Unila, pimpinan KPK, dan tamu undangan.(*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved