Lebaran 2021
Jelang Lebaran 2021, Kiriman Barang di PT Pos Indonesia Meningkat hingga 300 Persen
Menjelang Lebaran 2021, jasa kirim barang di PT Pos Indonesia Cabang Bandar Lampung mengalami peningkatan.
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Menjelang Lebaran 2021, jasa kirim barang di PT Pos Indonesia Cabang Bandar Lampung mengalami peningkatan.
Kepala Kantor Pos Bandar Lampung, Fernanda W Rahmanto mengatakan, peningkatan cukup signifikan yakni hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasanya.
"Kalau kita persentase kan itu peningkatannya bisa 200 sampai 300 persen dari hari normal," kata Fernanda, Selasa (4/5/2021).
Fernanda mengklaim, jasa kiriman paket ini didominasi paket yang memiliki volume besar. Yakni ukuran berat di atas lima kilogram.
Menurutnya, peningkatan jasa kirim barang via PT Pos sebagian dari dampak PPKM yang diterapkan masing-masing wilayah.
Secara tidak langsung, lanjut Fernanda peraturan larangan mudik membuat masyarakat berkirim barang untuk keluarga mereka.
"Kebanyakan barang-barang yang dikirim itu berukuran besar seperti parcel dan sebagainya," kata Fernanda W Rahmanto.
Terlebih lagi pihak Pos Indonesia juga sudah mengenalkan fitur Cash On Delivery alias COD.
Fitur ini diyakini semakin banyak masyarakat mengunakan jasa PT Pos dalam hal pengiriman barang.
"Ini fitur yang sangat digemari konsumen, jadi mereka bayar setelah paket kiriman sampai," kata Fernanda.
Fernanda menambahkan, pihaknya menjamin tidak ada keterlambatan dalam hal pengiriman barang sampai ke tangan konsumen.
Meskipun di Pelabuhan Bakauheni terjadi pengurangan jadwal pelayanan, namun hal itu sudah diantisipasi PT Pos Indonesia.
"Kami sudah antisipasi jangan sampai ada penundaan, penumpukan barang," kata Fernanda.
Pihaknya sudah melakukan rekayasa proses barang masuk meski dinihari sekalipun.
"Misal barang tiba di gudang malam hari, saat itu juga kita proses tidak harus menunggu sampai pagi," kata Fernanda.
Fernanda menambahkan, operasional PT Pos tetap melayani masyarakat meskipun di hari libur lebaran nanti.
"Khusus kiriman barang tidak ada pembatasan, termasuk kurir tidak libur dan tetap mengantar barang ke konsumen," tandas Fernanda W Rahmanto. ( Tribunlampung.co.id / Muhammad Joviter )