Breaking News:

Universitas Lampung

Unila Ikuti Webinar Kemitraan Strategis dalam Mendorong Prioritas Riset Nasional

 Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB), para PIC (Person In Charge) perwakilan perguruan tinggi, menggelar rapat koordinasi tim secara virtual

ist
 Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB), para PIC (Person In Charge) perwakilan perguruan tinggi, menggelar rapat koordinasi tim secara virtual dalam rangka menerjemahkan konsep dan gagasan para pimpinan perguruan tinggi, Kamis, 6 Mei 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB), para PIC (Person In Charge) perwakilan perguruan tinggi, menggelar rapat koordinasi tim secara virtual dalam rangka menerjemahkan konsep dan gagasan para pimpinan perguruan tinggi, Kamis, 6 Mei 2021.

Selain ajang silaturahmi, kegiatan juga diselenggarakan untuk mengaktifkan koordinator kegiatan, serta menyusun rencana kegiatan FRPKB sehingga hasil kerjanya mampu diimplementasikan di tengah masyarakat.

Saat membuka acara, Ketua FRPKB yang juga Rektor Unila Prof. Karomani mengatakan, salah satu fokus rapat koordinasi ini untuk menghimpun kumpulan “bunga rampai” naskah dari para rektor yang tergabung dalam FRPKB.

Naskah akan digunakan untuk menyusun buku Penguatan Karakter Bangsa yang targetnya diluncurkan bersamaan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni ataupun Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober mendatang.

Prof. Karomani menuturkan, dari 40 rektor FRPKB saat ini sudah terkumpul 37 naskah dengan jumlah 350 hingga 400 halaman per naskah, dan jumlah tersebut masih akan terus bertambah.

Karomani berharap, Universitas Negeri Padang (UNP) selaku PIC dapat menghimpun penyusunan naskah.

Prof. Karomani menambahkan, dalam waktu dekat FRPKB akan menggagas dua kegiatan yakni penandatanganan MoU antara FRPKB dan Mahkamah Agung, dan FRPKB melalui Universitas Palangkaraya (UPR) akan menyelenggarakan program kontes budaya nusantara.

Peran PIC sangat penting untuk mewujudkan program-program FRPKB dimana forum ini sudah mulai dikenal banyak kalangan.

“Kita punya komitmen yang sama untuk mewujudkan karakter bangsa yang kuat. Karena bangsa yang maju di dunia bukan hanya ditopang dari sumber daya alamnya, tetapi karena karakternya yang kuat. Karena itu kita memerlukan kerja keras untuk mewujudkan karakter bangsa lebih baik lagi,” urai Karomani.(*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved