Wawancara Eksklusif

SDIT Baitul Jannah Ciptakan Generasi Penghafal Al Quran

Berikut petikan wawancara eksklusif Tribunlampung.co.id bersama Kepala Sekolah SDIT Baitul Jannah, Hermansyah, Sabtu (8/5/2021).

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Kepala Sekolah SDIT Baitul Jannah, Hermansyah saat diwawancara eksklusif oleh Tribunlampung.co.id, Sabtu (8/5/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Saat ini makin banyak sekolah nonpemerintahan yang mengusung konsep pembelajaran islam atau islam terpadu.

Satu di antaranya adalah Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Baitul Jannah, di Jalan Pramuka Nomor 43, Beringin Raya, Kemiling, Bandar Lampung.

Di sini para siswa siswi disiapkan untuk menjadi generasi yang tidak hanya pandai membaca, menulis tapi juga sebagai penghafal Al Quran.

Namun, bagaimana kondisi pembelajaran siswa selama masa pandemi dan kondisi bulan suci Ramadan.

Berikut petikan wawancara eksklusif Tribunlampung.co.id bersama Kepala Sekolah SDIT Baitul Jannah, Hermansyah, Sabtu (8/5/2021).

1. Apa visi misi dari Yayasan Baitul Jannah dalam hal pendidikan anak? 

Jawab: Kami memiliki visi misi yang luar biasa dilandasi filosopi di dalam al quran yang berbunyi tentang pendidikan anak qu anfusakum wa ahlikum nara yang artinya pelihara lah dirimu dan keluargamu dari siksaan api neraka.

Ini merupakan gambaran luar biasa buat kami dalam mengembangkan pendidikan anak yang soleh dan unggul untuk implementasikan.

Misi SDIT Baitul Jannah sendiri yaitu mendidik anak berakhlak kul karimah. Di mana kami mempersiapkan anak anak ini dapat menuju ke jenjang ke sekolah favorit mereka.

Selain itu kami fokus dalam hal mendidik anak tidak hanya mampu baca, tulis tapi juga menghapal Al Quran. 

2. Secara konkret, ingin mencetak generasi yang seperti apa? 

Jawab: Kami memiliki 6 kurikulum, pertama islamic study atau kajiaj islam. Artinya siswa kami bisa beribadah dengan baik dan memiliki perilaku baik pula.

Kedua academic excellence, yang artinya setiap siswa mampu memiliki kemampuan dan wawasan di bidang nya masing masing.

Ketiga Interpersonal Skill, yaitu menumbuhkan rasa empati dan problem solving. Anak-anak kami didik agar mampu keluar dari persoalan yang sedang mereka hadapi.

Keempat Enterpreneur, kami menanamkan jiwa wirausaha kepada setiap siswa sejak usia dini. Dan Harapan kami jiwa wirausaha ini bisa tumbuh dan diaplikasikan di kehidupan mereka nantinya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved