Liga Champions
Final Liga Champions Chelsea vs Man City, Sudah Dua Kali Thomas Tuchel 'Permalukan' Pep Guardiola
Thomas Tuchel melakukannya lagi. Untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari sebulan, pelatih asal Jerman tersebut mampu mengalahkan dan mempermaluka
Penulis: Romi Rinando | Editor: Virginia Swastika
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Thomas Tuchel melakukannya lagi. Untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari sebulan, pelatih asal Jerman mampu mengalahkan dan mempermalukan Pep Guardiola.
Terlepas dari keputusan kontroversial, formasi yang kurang kuat atau gegara Panenka Sergio Aquero yang ceroboh (teknik eksekusi penalti yang sangat populer di dunia sepak bola)
Tuchel telah memberi Chelsea keunggulan psikologis atas Manchester City menuju ke final Liga Champions.
Dalam banyak hal, kemenangan di liga Inggris pekan ke 35 dengan skor 2-1 lebih mengesankan daripada kemenangan semifinal Piala FA bulan lalu.
Saat itu, Guardiola salah taktik dengan tim yang banyak berubah yang beruntung menghindari kekalahan yang lebih berat dari skor 1-0.
Baca juga: Final Liga Champions Chelsea vs Man City Ada Wacana di Pindah ke Stadion Wembley, Karena Covid-19
Pada kesempatan ini Man City memiliki permainan dan gelar Liga Premier di tangan mereka.
Chelsea sudah di ambang kejatuhan sebelum istirahat babak pertama saat Raheem Sterling memberi sang juara keunggulan, ditambah Sergio Aguero yang mendapat hadiah penalti bersiap membawa Man CIty unggul 2-0.
Namun semuanya kandas, malah berakhir menyedihkan. Penalti gaya Panenka yang diusung pemain asa; Argentina yang seharusnya membawa City juara, gagal berbuah gol.
Bahkan mirisnya di babak kedua Chelsea berbalik unggul, dan keluar sebagai pemenang.
Kemenangan ini tentu menjadi kemenangan Tuchel yang disebut lebih unggul dalam taktik.
Baca juga: Jadwal Final Liga Champions, Laga Man City vs Chelsea di Turki Belum Jelas
Manajemen ala Tuchel terlihat mampu memaksa timnya berjuang mendobrak pertahanan Man City di 45 menit pertama.
Game seolah itu diputarbalikkan Saat laga berjalan imbang 1-1 di menit ke-88, Raheem Sterling lolos dari kawalan bek Chelsea dan terjatuh dalam kotak penalti setelah ditekel Kurt Zouma.
Wasit Anthony Taylor tidak mengindahkan permintaan penalti, meski tampak terjadi kontak, dan Guardiola tidak ragu bahwa anak asuhnya mestinya mendapat penalti kedua.
"Itu penalti," ujarnya. "Itu saja. Itu sudah terjadi. Lain kali kami akan mencoba mencetak penalti kami."
"Itu pendapat ofisial keempat dan Anthony, mereka tahu itu." "Tidak ada lagi yang bisa saya katakan."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/final-liga-champions-chelsea-vs-man-city-sudah-dua-kali-thomas-tuchel-permalukan-pep-guardiola.jpg)