Berita MotorGP 2021
Jelang jadwal MotoGP Prancis 2021, Persaingan Valentino Rossi Makin Berat
Jelang jadwal MotoGP Prancis 2021, Valentino Rossi ingin berusaha tampil lebih kuat meski persaingan dalam MotoGP 2021 semakin berat dan ketat.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – jelang jadwal MotoGP Prancis 2021, Valentino Rossi ingin tampil lebih kuat meski persaingan dalam MotoGP 2021 semakin berat.
Tahun ini menjadi musim ke-26 bagi The Doctor turun di kejuaraan dunia.
Pada musim ini pun Valentino Rossi berlaga di kelas premier sejak 2001.
Musim ini Rossi mendampingi Franco Morbidelli membela skuad satelit Petronas Yamaha SRT, bertukar posisi dengan Fabio Quartararo yang pindah ke tim pabrikan Monster Energy Yamaha MotoGP bersama Maverick Vinales.
Dilansir dari Motorsport.com pada Selasa (11/5/2021), raihan Rossi di lintasan mampu meraih Juara dunia sembilan kali, tujuh di antaranya di MotoGP (2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, 2009)
Baca juga: Tim Honda MotoGP 2021 Kerap Alami Crash, Valentino Rossi Ban Sama Semua
Namun di musim ini Valentino Rossi justru jadi juru kunci Klasmen.
Hal tersebut mengundang keprihatinan Kevin Schwantz. Juara dunia kelas 500 cc (kategori tertinggi di Kejuaraan Dunia Balap Motor sebelum 2002).
Schwantz mengaku khawatir dengan kondisi Rossi dan tidak suka melihatnya tertinggal terlalu jauh di belakang seperti saat ini.
“Di Qatar, sepertinya ia mampu sedikit bagus di kualifikasi. Tetapi di Portugal dan Jerez, ia terlihat sangat kesulitan,” ucap Schwantz dalam acara Tank Slappers Podcast dikutip dari Motorsport.com
“Mungkin ia tidak nyaman dengan motornya. Atau bisa jadi ada sesuatu yang baru dari Yamaha yang cocok dan bagus untuk pembalap lain namun tidak bagi Rossi. Saya yakin Rossi akan mampu melawan balik.” tuturnya.
Baca juga: Jadwal MotoGP Prancis 2021, Valentino Rossi Ban Sama Semua
Schwantz tahu benar betapa sulitnya bagi seorang pembalap dengan level seperti Rossi, untuk mengatasi masalah yang begitu kompleks.
“Valentino Rossi pembalap hebat dan ini salah satu yang terberat baginya untuk dihadapi (dengan kondisi buruknya),” ucap Schwantz
“Balapan itu menyenangkan saat Anda menang. Saat tidak mampu lagi, itu takkan menyenangkan lagi,” kata mantan pembalap asal Amerika Serikat, 56 tahun, itu.
“Mungkin, di trek-trek yang menjadi favoritnya, Rossi bisa tertolong, namun jika Yamaha mengembangkan YZR M1 sekalipun, Rossi pasti menjadi pembalap terakhir yang akan mendapatkan komponen baru. Itu akan membuat Rossi tidak lagi menikmati balapan.” tambahnya
Sejak turun di kelas MotoGP/500 cc pada 2000, Valentino Rossi sudah melakoni 355 balapan kategori premier tersebut dengan 89 kali menang, 61 kali podium kedua, dan 49 podium ketiga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/jelang-motogp-2021-di-prancis-valentino-rossi-diprediksi-pensiun-akhir-musim.jpg)