Breaking News:

Organ Tunggal Dibubarkan di Tanggamus

Polisi Amankan Sound Sistem dan Alat Musik dalam Pembubaran Organ Tunggal di Tanggamus Lampung

Polres Tanggamus menyita perangkat sound system, alat musik organ tunggal milik Shila Music dalam pembubaran hiburan organ tunggal.

Dokumentasi
Peralatan sound sistem dan alat musik milik Shila Music diamankan Polres Tanggamus untuk barang bukti pelanggaran perkumpulan massa. Polisi Amankan Sound Sistem dan Alat Musik dalam Pembubaran Organ Tunggal di Tanggamus Lampung 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Polres Tanggamus menyita perangkat sound system, alat musik organ tunggal milik Shila Music dalam pembubaran hiburan organ tunggal di Pekon Karang Agung, Kecamatan Semaka, Tanggamus, Lampung. 

Selanjutnya barang tersebut digunakan sebagai bukti adanya kegiatan yang mengumpulkan massa.

Terlebih saat pembubaran sampai diadakan tindakan tegas.

Menurut Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi, hiburan organ tunggal itu digelar dalam rangka halal bihalal dan acara bujang gadis di Pekon Karang Agung oleh pemuda pemudi setempat.

Namun sayangnya acara itu sudah melampaui batas, baik dari segi jumlah orang yang hadir, durasi acara yang hingga dini hari dan mengabaikan protokol kesehatan.

"Kegiatan tersebut menyebabkan timbulnya kerumunan massa serta mengabaikan protokol kesehatan Covid-19, sehingga dilakukan pembubaran" jelas Oni.

Baca juga: Tembakan Peringatan dan Lemparan Batu Warnai Pembubaran Organ Tunggal di Tanggamus Lampung

Polres Tanggamus masih menyelidiki siapa yang paling bertanggungjawab atas digelarnya acara tersebut dan mengapa sampai dihadiri banyak orang dan tidak hiraukan agar acara diakhiri.

Untuk pelanggaran kegiatan berupa pengumpulan massa dikenakan pasal 160 KUHP dan/atau pasal 93 Undang-Undang RI nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan junto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan pasal 216 KUHP junto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

( Tribunlampung.co.id / tri yulianto )

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved