Liga Champions
FINAL Liga Champions, Alasan Thomas Tuchel saat Chelsea Kalah di Final Piala FA
Jelang jadwal Final Liga Champions 2021, pelatih Chelsea Thomas Tuchel, ungkap alasan utama kekalahan Chelsea saat melawan Leicester City di final FA.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Jelang jadwal Final Liga Champions 2021, pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, ungkap alasan utama kekalahan Chelsea saat melawan Leicester City di partai Final Piala FA.
Merujuk jadwal Chelsea FC, dalam laga Final Piala FA, skuad Chelsea 2021 harus mengakui keunggulan Leicester City yang berlangsung pada Sabtu (15/5/2021).
Gol sensasional Youri Tielemans di pertengahan babak kedua berhasil membawa Leicester city menjadi juara Piala FA 2021.
Namun kekalahan Chelsea dari leicester itu membuat sejumlah kontroversi bahkan hingga pertandingan telah berakhir.
Hal itu, membuat Thomas Tuchel sebagai juru taktik Chelsea yang merupakan Finalis liga Champions pun mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil pertandingan final tersebut.
Baca juga: Gol Harry Kane Buka Peluang Tottenham Rebut Tiket Liga Champions Musim Depan
Dalam info Chelsea terbaru, Thomas Tuchel yakin kekalahan anak asuhnya 1-0 atas Leicester City di final Piala FA hanyalah karena faktor keberuntungan.
Ayoze Perez tampaknya menyentuh bola dengan tangan saat Reece James mencoba melakukan operan, tidak berhasil dicegah VAR.
Kemudian ada Ben Chilwell, yang mengira telah menyamakan kedudukan melawan mantan timnya empat menit sebelum waktunya.
Namun lagi-lagi VAR turun tangan dan menyatakan bek sayap kiri The Blues, Ben Chilwell dalam kondisi offside.
VAR menunjukkan bahwa itu adalah tangan dan lengan baju Chilwell yang berada di depan bek tengah Foxes Caglar Soyuncu di tengah.
Baca juga: Final Liga Champions, Maskapai Portugal Jual Tiket Murah PP Inggris-Porto
Tuchel mengatakan pada konferensi pers pasca pertandingan bahwa dia yakin The Blues tidak beruntung di final dan itu lebih menguntungkan Leicester yang memenangkan trofi Piala FA pertama mereka.
"Kami kecewa dan tidak marah dengan penampilan kami dari para pemain," kata Tuchel dikutip dari Football.london, Minggu (16/5/2021).
"Saya pikir performa cukup untuk memenangkannya. Saya pikir hari ini kami tidak beruntung dan kami tidak pernah menyembunyikan bahwa kami perlu memiliki itu untuk menang di level ini."
"Anda membutuhkan momentum, pengambilan keputusan, detail kecil, wasit."
"Saya pikir kami bertahan dengan baik, menekan dengan baik, tidak mengizinkan serangan balik oleh salah satu tim penyerang balik terbaik di Eropa.
"Pengambilan keputusan kami di babak pertama terlalu sibuk, kami mencoba memaksakan solusi."
"Kami menciptakan dua lawan dua dan tiga melawan tiga situasi yang lebih menjanjikan daripada yang kami buat."
“Kami memiliki peluang besar dengan Azpilicueta dan di babak kedua kami mengontrol permainan."
"Kami kebobolan gol dari nol," Kata Tuchel. "Itu gol yang fantastis dan gol keberuntungan."
"Kami memiliki peluang dari Mason, gol offside yang sangat dekat." ungkapnya. "Kami tidak beruntung hari ini."
Meskipun Chelsea harus menelan kekalahan saat bertanding di laga Final Piala FA melawan Leicester City, namun tim besutan Thomas tuchel ini masih memiliki peluang yang terbuka untuk meraih gelar juara Liga Champions Eropa.
Chelsea diketahui masih akan bertanding di laga final Liga Champions melawan Manchester City besutan Pep Guardiola.
Penggemar chelsea tentu mengharapkan Chelsea besutan Thomas Tuchel dapat memberikan hasil terbaik saat pertandingan partai puncak Liga Champions melawan Man city pada akhir bulan nanti. ( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/chelsea-kalah-di-final-piala-fa-thomas-tuchel-ungkapkan-rasa-kecewa.jpg)