Breaking News:

Advertorial

Pemkot Metro-BPJS Ketenagakerjaan Lakukan Evaluasi dan Koordinasi Terkait Pelaksanaan Program BPJS

Dalam pembahasan tersebut BPJS Ketenagakerjaan Kota Metro mengusulkan agar cakupan perlindungan pekerja di Kota Metro bisa lebih luas lagi.

Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
Pemkot Metro-BPJS Ketenagakerjaan Lakukan Evaluasi dan Koordinasi Terkait Pelaksanaan Program BPJS 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pemerintah Kota Metro dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Metro melakukan evaluasi dan koordinasi terkait pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan di Kota Metro.

Kegiatan evaluasi dan koordinasi tersebut dihadiri langsung oleh walikota Metro Dr. H. Wahdi S.Pog, Wakil Walikota Drs. H. Qomaru, Ma, Sekretaris Daerah Ir Bangkit Haryo utomo M.T dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Metro Nasution Gustanto Achmad.

Pada kesempatan tersebut BPJS Ketenagakerjaan Kota Metro sekaligus melakukan silaturahmi kepada Walikota, Wakil Walikota dan Sekda Kota Metro, serta diserahkan Inpres Nomor 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi kepesertaan program Jamsostek, sekaligus koordinasi dan percepatan implementasi tentang Inpres tersebut.

Dalam pembahasan tersebut BPJS Ketenagakerjaan Kota Metro mengusulkan agar cakupan perlindungan pekerja di Kota Metro bisa lebih luas lagi bagi para pekerja di sektor formal, informal dan jasa kontruksi.

Dan untuk para pekerja yang sudah di daftarkan oleh pemerintah daerah kota metro agar bisa diikutsertakan Program Jaminan Hari Tua agar bisa lebih mendapatkan manfaat yang lebih lagi bagi para pekerja di Kota Metro.

Walikota Metro menyambut baik percepatan implementasi Inpres tersebut dan meminta jajarannya untuk menindaklanjuti dan menghitung sesuai dengan kemampuan anggaran, sehingga seluruh pekerja yang mendapatkan insentif dari pemerintah daerah dipastikan mendapatkan perlindungan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Terutama seperti linmas, guru honorer, guru ngaji ataupun marbot masjid yang akan menjadi prioritas utama.

Perlu diketahui untuk Kota Metro sudah terdaftar sebanyak 3.699 orang pekerja Non ASN yang terlindungi Program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan (*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved