Berita Terkini Nasional

Permukiman Diserbu Ulat Bulu, Warga Pagar Alam Takut Keluar Rumah

Ribuan ulat bulu menyerang perumahan warga Pagar Alam tepatnya di Perumahan Griya Bangun Sejahtera (GBS) Kelurahan Bangun Rejo, Pagar Alam Utara.

Editor: Hanif Mustafa
Sripoku.com/Wawan Septiawan
Ilustrasi. Ribuan ulat bulu menyerang perumahan warga Pagar Alam tepatnya di Perumahan Griya Bangun Sejahtera (GBS) Kelurahan Bangun Rejo. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Ribuan ulat bulu menyerang perumahan warga Pagar Alam tepatnya di Perumahan Griya Bangun Sejahtera (GBS) Kelurahan Bangun Rejo, Pagar Alam Utara.

Akibat serangan ulat bulu ini seluruh bagian dinding rumah warga nyaris tertutup hama ini.

Sebelumnya hama tersebut tidak terlalu banyak.

Namun kali ini ulat yang bisa menyebabkan gatal-gatal ini sudah mulai memenuhi dinding rumah di kawasan tersebut.

Kondisi ini membuat warga takut keluar rumah karena banyak ulat tersebut di semua bagian dinding luar rumah.

Tidak hanya itu, warga juga sudah tidak berani menjemur pakaian di luar rumah.

Pasalnya warga khawatir pakaian mereka juga akan dihingapi oleh ulat tersebut.

Ribuan ulat bulu menyerang warga Pagar Alam
Ribuan ulat bulu menyerang warga Pagar Alam (Sripoku.com/Wawan Septiawan)

Pantauan sripoku.com, Kamis (20/5/2021) menyebutkan, ulat bulu memenuhi dinding rumah warga. Bahkan ulat tersebut mulai memenuhi badan jalan di kawasan tersebut.

Akibatnya warga mulai resah karena harus berhati-hati saat keluar rumah.

Belum lagi warga terpaksa harus menutup semua jendela dan ventilasi rumah agar ulat tidak masuk ke dalam rumah.

Leo (35), salah satu warga, mengatakan sudah sangat mengkhawatirkan jumlah ulat bulu yang ada di kawasan tersebut.

Pasalnya di satu rumah saja bisa ada ratusan ekor ulat bulu yang menempel di dinding luar rumah.

"Ini sudah sangat mengkhawatirkan pak, pasalnya jumlahnya terus saja bertambah setiap hari. Bahkan bisa puluhan ribu ulat yang menempel di dinding rumah warga di sini," katanya.

Keberadaan ulat bulu ini selalu saja terjadi setiap tahun. Warga tidak tahu pasti darimana asal ulat tersebut

"Ini jumlahnya sudah tidak normal lagi pak. Kita tidak tahu darimana datangnya karena jumlah terus saja bertambah," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved