Breaking News:

Lampung Tengah

Pemkab Lampung Tengah Targetkan Tahun 2023 Zero Kasus Stunting 

Pemkab Lampung Tengah targetkan di tahun 2023 seluruh wilayah di kabupaten itu bebas stunting.

Tribunlampung.co.id/Syamsir
Rembuk Stunting Pemkab Lamteng di Ruang BJW Nuwo Balak dan Sesat Agung. Pemkab Lampung Tengah Targetkan Tahun 2023 Zero Kasus Stunting 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTENGAH - Pemkab Lampung Tengah targetkan di tahun 2023 seluruh wilayah di kabupaten itu bebas stunting.

Penyataan itu disampaikan Wakil Bupati Ardito Wijaya di selah kegiatan rembuk stunting di Ruang BJW Nuwo Balak dan Sesat Agung, Senin (24/5/2021).

Untuk mewujudkan target tersebut Wabup beberkan program pemberian gizi kepada ibu dan calon bayi selama masa kandungan.

"Kepada orang tua untuk memperhatikan gizi anak pada usia 0-1000 hari pertama anak. Targetkan kita (Pemkab Lamteng) angka stunting menurun, dan di tahun 2023 Lamteng zero (nol) untuk kasus Stunting," terang Ardito Wijaya.

Ardito Wijaya juga menyatakan, untuk mewujudkan target zero kasus stunting di 2023, diperlukan kerjasama dari semua pihak mulai dari tingkat kampung, kecamatan dan dinas terkait.

Wabup memaparkan, tujuan utama rembuk stunting adalah untuk menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan kegiatan penurunan stunting Lamteng, yang dalam hal ini dikordinasikan Bapeda bersama Stakeholde terkait.

Baca juga: 26 Pekon Lokus Stunting di Tanggamus Ditangani Bappelitbang dan Instansi Terkait 

"Diharapkan sinergitas dan konvergen dalam penanganan stunting antara Pemda dan stakeholder terkait untuk mencapai hasil yang maksimal," jelas Ardito Wijaya.  

Dari rembuk stunting didapati beberapa hasil rencana, di antaranya usulan program kegiatan intervensi gizi spesifik, interfensi gizi sensitif, penyedian sarana air bersih, membentuk tim penanganan stunting di tiap kampung, pembinaan bina keluarga, dan pembinaan kader tentang pola atur anak.

Ardito Wijaya mengatakan, stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang, sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan anak. 

Stunting juga menurutnya, menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya.

Baca juga: Pengurus KWT Lampung Tengah Inginkan Mardiana Musa Ahmad Pimpin Organisasi

Selain Wabup Ardito Wijaya, hadir pada kegiatan rembuk Stunting Ketua DPRD Lamteng, Sumarsono.

Ketua Tim penggerak PKK Lamteng Mardiana Musa Ahmad,  Ketua Dharma Wanita Lamteng Yulita Nirlan serta Kepala Bapeda Lamteng Rony Witono.

( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Penulis: syamsiralam
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved