Breaking News:

Kesehatan

Apa Itu Reinfeksi Covid-19 dan Gejalanya

dr Aditya M Biomed mengatakan, reinfeksi Covid-19 bisa membuat gejala Covid-19 menjadi lebih berat dibandingkan dengan infeksi Covid-19 sebelumnya.

screenshot
Ketua IDI Cabang Bandar Lampung dr Aditya M Biomed. Apa Itu Reinfeksi Covid-19 dan Gejalanya 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Bagi para penyintas Covid-19, jangan lengah.

Tetap lakukan protokol kesehatan.

Sebab jika tidak, bisa mengalami infeksi Covid-19 berulang atau disebut dengan reinfeksi Covid-19.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bandar Lampung dr Aditya M Biomed mengatakan, reinfeksi Covid-19 bisa membuat gejala Covid-19 menjadi lebih berat dibandingkan dengan infeksi Covid-19 sebelumnya.

Beratnya gejala reinfeksi Covid-19, membuat reinfeksi Covid-19 berbeda dengan reinfeksi virus yang lainnya yang biasanya gejalanya lebih ringan dibandingkan dengan infeksi yang sebelumnya.

Kemungkinan penyebab beratnya gejala reinfeksi Covid-19, karena Covid-19 yang menginfeksinya sudah mengalami mutasi.

Sehingga tubuh tidak kenal dan tidak siap dengan Covid-19 itu 

Adapun gejala yang lebih berat itu salah satunya adalah sesak nafas, yang membuat pasien harus menjalani perawatan di ICU B.

ahkan sesak nafasnya ini berisiko membuat pasien meninggal dunia.

"Pernah ada seseorang yang mengalami sesak nafas akibat reinfeksi covid-19. Lalu dia meninggal dunia. Padahal saat dia mengalami infeksi Covid-19 sebelumnya gejalanya ringan dan hanya isolasi mandiri," kata dr Aditya.

Halaman
12
Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved