Berita Bola Liga Champions
Jadwal Final Liga Champions 2021, Antonio Rudiger Kampanyekan Anti Diskriminasi
Jelang jadwal Final Liga Champions 2021, Bek Chelsea, Antonio Rudiger, beri komentar terkait kampanye anti rasis dan diskriminasi dalam sepak bola.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Jelang jadwal Final Liga Champions 2021, Bek Chelsea, Antonio Rudiger, memberikan komentarnya terkait kampanye anti rasis dan diskriminasi dalam dunia olahraga khususnya sepak bola
Antonio Rudiger mengatakan bahwa tidak ada yang benar-benar berubah setelah kampanye soal anti-diskriminasi dalam sepak bola dilakukan
Akan tetapi, pemain yang akan membela Chelsea dalam laga Final Liga Champions 2021 ini mengatakan akan terus berjuang melawan diskriminasi serta pelecehan rasis yang saat ini masih saja kerap terjadi.
Antonio Rudiger pun pengatakan ia akan terus berjuang selama yang ia bisa untuk melawan rasis.
Ia pun menambahkan, bahwa ia akan terus melakukan hal tersebut karena ia percaya bahwa ada orang yang akan benar-benar peduli terhadap apa yang ia sampaikan.
Baca juga: Jadwal Final Liga Champions 2021, Chelsea Kembalikan 900 Tiket ke UEFA
Seperti diketahui, sejumlah klub sepak bola, pemain, atlet, dan badan olahraga baru-baru ini menggelar boikot media sosial selama empat hari untuk mencoba mengatasi kasus pelecehan di platform mereka.
Namun, Antonio Rudiger mengatakan bahwa rasisme "jauh lebih dalam" daripada pelecehan yang dilakukan dari tribun penonton atau bahkan yang dilakukan secara online.
Pria 28 tahun asal Jerman tersebut diketahui telah beberapa kali mengalami pelecehan rasis selama karirnya.
Dilansir dari BBC, Jumat (28/5/2021), Dalam sebuah artikel untuk The Players 'Tribune, Rudiger mengatakan artikelnya, investigasi terhadap pelecehan dari orang-orang secara online dan di tribun serta kampanye media sosial "tidak akan menyelesaikan rasisme" dalam sepak bola.
Pemain Jerman itu bahkan mempertanyakan mengapa Liga Super Eropa yang diusulkan baru-baru ini runtuh hanya dalam waktu 72 jam setelah penolakan gabungan dari penggemar, pemain, dan media.
Baca juga: Jadwal Final Liga Champions 2021, Raheem Sterling Yakin Man City Menangkan Laga Final
sementara itu rasisme hingga saat ini masih saja tetap menjadi subjek yang "rumit" dalam dunia olahraga khususnya sepakbola.
"Mungkin karena tidak hanya beberapa orang bodoh di tribun," kata Rudiger yang akan tampil untuk Chelsea di final Liga Champions melawan Manchester City pada akhir pekan nanti.
"Mungkin karena jauh lebih dalam." tambah bek Chelsea ini.
Rudiger mengatakan pelecehan rasis "terburuk" yang dideritanya di lapangan adalah saat bermain untuk Roma melawan rival sekota Lazio pada 2017 lalu.
saat itu, ia bahkan merasakan dan bisa melihat "kebencian yang nyata" di mata beberapa fans Lazio terhadap dirinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/jadwal-final-liga-champions-2021-antonio-rudiger-komentari-soal-isu-rasis-di-sepak-bola.jpg)