Bandar Lampung
Data BPS Perekonomian Lampung Turun di Sektor Perikanan dan Holtikultura
Kondisi perekonomian di Provinsi Lampung pada triwulan 1 tahun 2021 mencapai -2,10 persen atau kontraksi year on year.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kondisi perekonomian di Provinsi Lampung pada triwulan 1 tahun 2021 mencapai -2,10 persen atau kontraksi year on year.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Lampung Kusnardi saat ditemui Tribun Lampung, Senin (31/5/2021) mengatakan bahwa dari data BPS perekonomian Lampung turun di sektor pertanian dalam arti luas.
Seperti perikanan dan holtikultura.
Hal ini yang disebabkan penurunan, namun tetap ada hasil.
Konsumsi rumah tangga terjadi akibat sisi produksi, yang jelas sisi konsumsi keluarga banyak turun.
Karena dampak Covid-19 berpengaruh terhadap ekonomi.
"Kegiatan ekonomi melambat, transportasi turun yang mengakibatkan belanja rumah tangga juga turun," kata Kusnardi.
Agar bisa meningkatkan perekonomian di Provinsi Lampung maka upayanya pemprov ini untuk meningkatkan investasi.
Terutama pada sektor pertanian, perikanan dan yang paling besar adalah investasi yang berdaya saing.
Investasi diharapkan mendorong para investor mau mengembangkan usahanya.
Sehingga dengan adanya investasi, meningkatkan pekerja dan menjadikan konsumsi rumah tangga juga naik.
Dengan menggenjot ekspor pihaknya juga akan meningkatkan investasi pariwisata, industri yang akan dikembangkan dengan masif.
Kemudian meningkatkan sektor perikanan tangkap dan manfaatkan teknologi pasar yang ada serta akan terus ditingkatkan.
Untuk sektor perikanan saat ini masih mendominasi tangkap, akan dicoba budidaya laut dan air tawar hingga air payau.
"Kita berusaha agar perikanan terus ditingkatkan efisiensinya dan konsumsinya dan mengundang para investor," kata Kusnardi yang juga Kadis Tanaman Pangan Hortikultura Dan Ketahanan Pangan Provinsi Lampung ini.
Perbaikan infrastruktur misalnya pertambakan, jalan raya dan pihaknya tetap tak meninggalkan perikanan tangkap.
Maka justru meningkatkan yang belum masif di sini.
( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )