Breaking News:

Korban Tenggelam di Pantai Ketang

Disparbud Lampung Selatan Imbau Pengelola Pantai Aktifkan Penjaga Pantai

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Selatan Rini Ariasih mengimbau kepada pihak pengelola pantai untuk mengaktifkan penjaga pantai.

Tribunlampung.co.id/Dedi
Kadisparbud Lampung Selatan, Rini Ariasih. Disparbud Lampung Selatan Imbau Pengelola Pantai Aktifkan Penjaga Pantai 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Selatan Rini Ariasih mengimbau kepada pihak pengelola pantai untuk mengaktifkan penjaga pantai.

"Seperti yang kita tahu pantai-pantai di Lampung Selatan ini banyak sekali. Mulai dari sepanjang Tarahan, pesisir Kalianda, hingga Bakauheni. Namun masih banyak pantai-pantai yang belum memiliki pengelolanya. Saya mengimbau kepada pantai-pantai yang sudsh memiliki pihak pengelolanya supaya mengaktifkan penjaga pantai," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan, Rini Ariasih, Selasa (1/6/2021).

"Sebaiknya pantai-pantai yang dianggap rawan terjadinya kasus orang tenggelam dipasangi petunjuk atau rambu dilarang berenang di pantai tersebut. Untuk mengantisipasi kejadian serupa," sambungnya.

Rini mengatakan dirinya turut berdukacita atas peristiwa korban tenggelam yang terjadi di Pantai Ketang, Way Urang, Kalianda, Lampung Selatan.

"Sebenarnya apa yang dilakukan oleh pihak pengelola Pantai Kedu Warna sudah sangat baik dan telah mengikuti prosedur yang ada. Namun beberapa remaja ini yang kemungkinan bukan berasal dari daerah sekitar itu, ingin mandi atau berenang di tempat tersebut," kata Rini.

"Kemudian karena mereka tidak bisa berenang di Pantai Kedu Warna tersebut. Akhirnya para remaja tersebut pindah ke pantai yang berada di sebelahnya. Karena pantai tersebut tidak memiliki penjaga pantai karena pantai tersebut belum memiliki pengelola," sambungnya.

Baca juga: Keluarga Bocah Tenggelam di Pantai Kedu Menolak Autopsi

"Saya mengimbau untuk masyarakat untuk mematuhi prosedur yang diberikan oleh pihak pengelola pantai atau penjaga pantai dimana mereka berkunjung. Jangan sampai kejadian serupa terjadi lagi. Karena kita sendiri yang akan rugi," tutupnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Penulis: Dominius Desmantri Barus
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved