Berita Terkini Nasional
Calon Pengantin Wanita Tewas Kecelakaan Saat Sebar Undangan Pernikahan
Calon pengantin wanita, Hiliyati (20) tewas kecelakaan saat sebar undangan pernikahan.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bidan Hiliyati (20), calon pengantin wanita tewas kecelakaan saat sebar undangan pernikahan.
Korban warga asal Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Senin (31/5/2021).
Hiliyati meninggal dalam kecelakaan maut di Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Diketahui, korban berencana melangsungkan pernikahan pada 5 hari ke depan.
Korban mengalami kecelakaan maut saat berboncengan motor dengan sepupunya, Agustina (17).
Saat berkendara, posisi korban dibonceng.
Baca juga: Kecelakaan Maut 2 Bus di Tol Cipali, 2 Orang Meninggal Dunia
Sementara, Agustina menjadi pengemudi motor.
Kala itu, korban dan Agustina berkeliling untuk menyebar Undangan Nikah ke teman-teman korban.
Adapun, kronologi kecelakaan maut yang mengakibatkan bidan meninggal tersebut berawal saat Agustina hendak mendahului kendaraan.
Agustina yang bergerak dari arah Timur ke Barat.
Ia melajukan motor dalam kecepatan sedang.
Saat itu, ia hendak mendahului kendaraan yang berada di depannya.
Agustina yang berusaha mendahului truk tronton di depannya, tak menyadari ada tanggul di depan.
Agustina pun refleks mengerem kendaraannya.
Keduanya lalu jatuh ke arah kiri.
Agustina mengalami luka ringan.
Namun, Hiliyati bernasib nahas.
Ia terlindas ban belakang sebelah kanan truk.
Kedua korban mengalami kecelakaan sekira pukul 09.10 Wita.
Kesehariannya, korban diketahui bekerja sebagai bidan di Puskesmas Ma'rang, Pangkep.
Kejadian kecelakaan maut tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Labakkang AKP Muhammad.
”Polisi sudah menangani kecelakaan ini."
"Sopir, truk, sepeda motor sudah dibawa ke mapolres," kata AKP Muhammad.
Foto undangan pernikahan
Foto undangan pernikahan Hiliyati sempat beredar viral di media sosial.
Dalam foto itu, nama korban beserta gelarnya tertera, Hiliyati A.Md. Keb.
Tertera juga tanggal pernikahan yang akan digelar pada Sabtu (5/6/2021) sekira pukul 11.00 Wita.
"Untuk melaksanakan syariat Agama-Mu dan mengikuti Sunnah Rasul-Mu dengan harapan membentuk rumah tangga Sakinah, Mawaddah, Warahmah," demikian tulisan yang tertulis dalam undangan tersebut.
Berikut, ucapan duka yang berdatangan dari rekan-rekan korban.
"Jodoh, Maut dan Rezeki Semuanya di Tangan Allah SWT
Ketiga takdir itu merupakan rahasia Allah SWT, Manusia hanya bisa berusaha dan berencana, namun tidak bisa memastikan. Semua itu tergantung kehendak Sang Khaliq Alah SWT
Innalillahi Wainna Ilaihi Roji'un
Sesungguhnya segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya
Turut Berduka cita atas berpulangnya ke Rahmatullah Bidan Hiliyati, Amd.Keb (Lovi)
Semoga Almarhumah Husnul Khatimah, ditempatkan disisi Allah SWT & Keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan & keikhlasan
#Puskesmas Ma'rang Berduka."
Duka calon suami
Kabar mengejutkan calon istri meninggal jelang nikah membuat Hendrawan berduka.
Ia tak kuasa menahan rasa tangisnya ketika jenazah calon istrinya, Bidan Hiliyati tiba di rumah duka.
Dilansir TribunnewsBogor.com dari akun Facebook Adent Moh, terlihat calon suami tak kuasa manahan tangisnya.
Pria itu pun bahkan sampai hampir pingsan.
Sontak, 2 orang waga setempat langsung memapah Hendrawan, calon suami Bidan Hilyati ke rumah duka.
Apalagi diketahui rumah Bidan Hilyati itu berbentuk rumah panggung.
Demi bisa melihat jenazah Bidan Hilyati, Hendrawan sekuat tenaga memegang pinggiran tangga agar tak jatuh tumbang.
Curhatan pilu Hendrawan calon suami Bidan Hiliyati
Setelah hampir pingsan, kini Hendrawan mengungkapkan curhatan pilunya di depan jenazah calon istrinya.
Curhatan itu ia tuliskan ulang di akun Facebook pribadinya.
"QADARULLAH TIADA YANG KEBETULAN SEMUA SUDAH RENCANA ALLAH
A'udzubillaahi minassyaithoonirrajiim.
Bismillahirrahmanirrahim.
Tiada yang terjadi di muka bumi ini melainkan besesaran Allah, hal hal yang kita sudah rancang dengan baik,
ternyata Allah punya Rencana Lain di balik semua itu, disinilah kita ketahui Segala sesuatu yang kita Rencanakan
Serahkan Semua kepada Allah, agar ketika hal hal yang tidak di inginkan terjadi kita bisa ikhlas menerimanya.
Persiapan demi persiapan sudah berjalan dengan baik, tenda tenda birupun sudah terpasang di pekarangan rumah,
dekorasi kamar pengantin pun sudah tertata rapih,
namun yang namanya Kematian (ajal) Tiada manusia yang bisa memprediksi kapan akan datang.
Untuk kita kuat sudah di usahakan sejauh ini, tapi yang namanya sakit tidak akan hilang dalam diri ini, saya kira kita akan bahagia, tapi sekali lagi ini bukan kemauan Manusia, tapi Kemauan Allah.
Insya Allah demi perjalanan mu menuju Surganya Allah, saya akan berusaha Ikhlas ,iya mengikhlaskan mu untuk pergi jauh ke pangkauan Ilahi, saya yakin kita hanya LDR dan akan di satukan kelak nanti.
Tenang disana Yaaa sayang
Kamu orang baik, dan begitu banyak orang orang baik pula yang turut mendoakan kepergian mu.
AL-FATIHAH
HILIYATI 31 Mei 2021."
sumber: Tribun Timur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bidan-hiliyati-meninggal-dalam-kecelakaan-maut.jpg)