Bandar Lampung
Mei Provinsi Lampung Alami Inflasi 0,15 Persen
Provinsi Lampung mengalami inflasi sebesar 0,15 persen di bulan Mei 2021
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Provinsi Lampung mengalami inflasi sebesar 0,15 persen di bulan Mei 2021 berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) setempat.
Kepala BPS Lampung Faizal Anwar membeberkan, angka inflasi Lampung ini lebih rendah dibandingkan angka inflasi nasional di bulan yang sama yakni sebesar 0,32 persen.
Angka inflasi di bulan Mei ini menurutnya dipicu oleh kenaikan barang dan jasa pada sektor pengeluaran.
"Kecuali untuk pendidikan yang tidak mengalami perubahan atau kenaikan. Inflasi tertinggi sendiri terjadi pada kelompok kesehatan sebesar 0,88 persen," jelas Faizal dalam siaran pers awal bulan, Rabu (2/6/2021).
Baca juga: Januari 2021 Bandar Lampung Inflasi 0,8 Persen, Cabai Rawit hingga Ojek Online Sumbang Andil Dominan
Lalu di bahan makanan, terjadi inflasi sebesar 0,06 persen. Sementara yang memberi andil inflasi di bidang komoditas, terbesar disumbang oleh ikan kembung 0,035 persen. Disusul komoditi cumi-cumi, petai, jeruk dan tarif dokter spesialis.
"Untuk komoditas barang dan jasa yang mengalami deflasi bawang merah, ikan patin, cabai hijau, cabai rawit, dan cabai merah," kata dia.
Biasanya untuk cabai rawit dan merah membeli andil angka inflasi. Terlebih menjadi komoditas yang dominan dikonsumsi masyarakat.
"Namun di Mei ini dapat ditekan harganya sehingga mengalami deflasi," imbuhnya.
Sedangkan untuk angka inflasi tahun kalender sebesar 0,68 persen. Inipun masih lebih rendah dari angka nasional sebesar 0,90 persen.
Mengenai angka inflasi tahun ke tahun (yoy) sebesar 2,20 persen, lebih tinggi dibandingkan angka nasional sebesar 1,68 persen.
"Tingginya inflasi yoy di Lampung disebabkan karena pada Mei 2020 Lampung mengalami deflasi yang cukup dalam," beber Faizal.
(Tribunlampung.co.id/ Sulis Setia M)
angka inflasi Lampung bulan Mei/ Screenshot Youtube BPS Lampung