Breaking News:

Universitas Lampung

Unila Gelar FGD Pengadaan Barang dan Jasa Berbasis Elektronik

Bagian Umum dan Keuangan Universitas Lampung (Unila) menggelar Forum Discussion Group (FGD) Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dengan tema “Pengada

ist
 Bagian Umum dan Keuangan Universitas Lampung (Unila) menggelar Forum Discussion Group (FGD) Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dengan tema “Pengadaan Berbasis Elektronik dan Pengelolaan SDM, Pengadaan yang Adaptif, Akuntabel dan Kredibel”. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bagian Umum dan Keuangan Universitas Lampung (Unila) menggelar Forum Discussion Group (FGD) Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dengan tema “Pengadaan Berbasis Elektronik dan Pengelolaan SDM, Pengadaan yang Adaptif, Akuntabel dan Kredibel”.

FGD PBJ diselenggarakan di ruang sidang lantai 2 Rektorat dan secara daring via Zoom, Rabu, 2 Juni 2021.

Penyelenggara FGD PBJ Unila menghadirkan tiga narasumber yakni Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKKP) Republik Indonesia Dr. Ir. Roni Dwi Susanti, M.Si, Inspektur Jenderal Kemdiknudristek Chatarina Muliana Girsang dan Kepala Biro Umum dan PBJ Kemdukbud Ristek Moch. Wiwin Darwina, S.E., MMS.

Dalam FGD yang dimoderatori oleh Dr. Maulana Mukhlis, S.Sos., M.IP dibahas beberapa hal diantaranya mendisuksikan secara detail dan komprehensif mengenai persoalan yang muncul dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah baik yang dihadapi oleh perguruan tinggi negeri dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek, maupun di pemerintah daerah serta isu-isu terkait dengan fungsional, kelembagaan dan lain-lain.

FGD PBJ turut dihadiri dan diikuti oleh para Walikota dan Bupati se Provinsi Lampung, Wakil Bupati Mesuji, jajaran pimpinan Unila ditingkat rektorat dan fakultas, para Ketua UKPBJ se-Provinsi Lampung, peserta dari beberapa perguruan tinggi diantaranya Universitas Jambi, Universitas Umrah, Universitas Malikussaleh, Universitas Negeri Medan, UPI, Untirta, Untidar, Universitas Trunojoyo Madura, UPT Veteran Jatim dan UNS Kolaka.

Rektor Unila Prof. Karomani, M.Si., dalam sambutannya menyambut baik atas diselenggarakannya FGD PBJ tersebut. Menurutnya pengadaan barang dan jasa selalu menjadi problem, terlebih lagi dengan peraturan yang berubah-rubah yang membuat sulit proses pengadaan tersebut.

“Saya kira hal ini kalau terus berlanjut akan menyulitkan kita didalam penyerapan anggaran,” ungkap Prof. Karomani.

Maka melalui FGD ini ia berharap, masalah terkait pengadaan barang dan jasa dapat terpecahkan. Hasil diskusi ini juga diharapkan bisa memberikan informasi apa saja yang dibutuhkan dan dipersiapkan dalam pengadaan barang dan jasa dengan tepat.

Masuk pada sesi pemaparan materi, masing-masing narasumber memaparkan materi dan diberikan waktu untuk sesi tanya jawab tersendiri. Materi yang diangkat dalam FGD ini antara lain, Profesionalisme fungsional PBJ dan Pengadaan Berbasis Elektronik serta Pengelolaan SDM Pengadaan yang Adaptif, Akuntabel dan Kredibel oleh Ketua LKKP RI, Dinamika Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah di lingkungan Kemdikbud Ristek Moch.

Wiwin Darwina, S.E., MMS, dan pemaparan mengenai Koordinasi dengan Irjen Kemendikbud Ristek tentang Pengaduan Masyarakat terhadap Dugaan Penyalahgunaan Wewenang PBJ.(*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved