Breaking News:

Bandar Lampung

Oknum ASN BPBD Bandar Lampung Dilaporkan ke Polisi, Disebut Gelapkan Pinjaman Tenaga Honorer

Oknum ASN di BPBD Bandar Lampung berinisial KS dilaporkan ke polisi. Laporan tersebut dibuat 18 tenaga honorer atas dasar dugaan penggelapan.

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung / Joviter
Dandhy Adiguna (kiri), kuasa hukum pelapor, menjelaskan perkara dugaan penggelapan pinjaman tenaga honorer di BPBD Bandar Lampung, Kamis (3/6/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Oknum ASN di BPBD Bandar Lampung berinisial KS dilaporkan ke polisi.

Laporan tersebut dibuat 18 orang tenaga honorer atas dasar dugaan penggelapan dana pinjaman kredit di salah satu bank.

Ketua tim kuasa hukum pelapor Toni Aprianto melalui Dandhy Adiguna menjelaskan, perkara tersebut bermula saat tenaga honorer yang tergabung dalam tim Satgas Covid-19 Bandar Lampung mengambil pinjaman di bank.

Pinjaman tersebut diberikan dengan skema tenor pinjaman selama dua tahun.

Dari skema yang ditawarkan tersebut, ada yang namanya uang mengendap atau saldo terblokir.

Baca juga: Gelapkan Uang Puluhan Juta, 2 Pria di Padang Ratu Lampung Tengah Kabur ke Jawa

"Saldo blokiran itu apabila mereka ada keterlambatan maka bisa ditutupi oleh biaya blokiran tersebut,” kata Dhandy, Kamis (3/6/2021).

Dhandy melanjutkan, saldo blokiran tersebut juga dapat ditarik oleh peminjam setiap 12 bulan sekali.

Namun karena tidak mempunyai ATM, para pegawai honorer tersebut kemudian diberikan akses oleh pihak bank yakni berupa slip untuk dapat menarik saldo blokiran tersebut.

Pada 12 bulan pertama, lanjut Dhandy, pelapor bisa mengambil uang tersebut.

Namun, pada tahun kedua mulai terjadi masalah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved