Breaking News:

Berita Terkini Nasional

Suami Dapati Ranjang Istri Bergoyang, Ternyata Ada Pria Lain di Kamar

Suami di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) dapati ranjang istri bergoyang, ternyata ada pria lain di kamar.

grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi selingkuh. Suami di Rote Ndao, NTT pergoki istri selingkuh di kamar bersama pria lain. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Suami dapati ranjang istri bergoyang, ternyata ada pria lain di kamar.

Demikian fakta yang terungkap dalam kasus pembunuhan di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (10/6/2021) dini hari.

TKP di Dusun Ndau, Desa Tualima, Kecamatan Rote Barat Laut.

Pelaku adalah MN (28), warga Dusun Toiu Selatan, Desa Saindule, Kecamatan Rote Barat Laut.

Adapun korban TL (31).

MN (28) membunuh TL (31), karena mendapati sang istri sedang berhubungan badan dengan TL.

Baca juga: Suami Bunuh Istri di Rumah Angker Malang Terungkap, Pelaku Menyerahkan Diri

Kasubbag Humas Polres Rote Ndao Aiptu Anam Nurcahyo, mengatakan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi mata, termasuk juga pelaku.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku dan juga saksi, kejadian itu bermula ketika pelaku sedang tidur di kamar depan.

Sedangkan istrinya MYH, tidur di kamar bagian belakang.

Ketika sedang tertidur, pelaku terbangun karena mendengar suara seperti ada yang memukul-mukul tembok.

Baca juga: Pak Kades Kaget Lihat Suami Bunuh Istri di Sungai, Alasan Bunuh Iblis padahal karena Cemburu

"Pelaku juga mendengar suara tempat tidur yang bergoyang yang berasal dari kamar tidur istrinya," kata Anam.

Mendengar suara tersebut, pelaku lalu menyalakan lampu ruang tengah dan kemudian langsung menuju ke kamar istrinya.

Saat akan mendorong pintu kamar, tetapi pintu dalam kondisi terkunci dari dalam.

Pelaku pun mendobrak pintu kamar dan mendapati korban, saat itu tak memakai busana.

Melihat itu, pelaku yang emosi, kemudian memukul korban sehingga korban terjatuh dari tempat tidur.

"Pelaku lantas mengambil sebilah parang yang biasa disimpan di lantai samping kaki tempat tidur," kata Anam.

Saat pelaku mengambil parang tersebut sempat melukai lengan kirinya sendiri.

Parang itu digunakan untuk melukai korban hingga akhirnya tewas di tempat.

Usai melakukan aksinya, pelaku langsung mendatangi Mapolres Rote Ndao untuk melaporkan kejadian tersebut dan menyerahkan diri.

Mendapati laporan tersebut anggota Piket Polres Rote Ndao dan Polsek Rote Barat Laut yang dipimpin oleh KBO Sat Reskrim AIPTU Stefanus Palaka mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Ba'a untuk divisum.

"Dari keterangan yang baru digali, terindikasi kasus ini dilatarbelakangi cinta segitiga," ungkap Anam.

Menurut Anam, pelaku membunuh korban, karena istrinya lagi memadu kasih bersama korban di dalam rumahnya.

"Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolres Rote Ndao untuk proses hukum lebih lanjut," kata Anam.

Baca juga: Detik-detik Pembunuhan dengan Soto Beracun, Keluarga: Saya Ingin Bunuh Ganti

Polisi juga menjerat pelaku dengan Pasal 338 KUHP Subsider Pasal 354 Ayat (2) lebih Subsider Pasal 351 Ayat (3) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

sumber: Kompas.com

Editor: taryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved