Breaking News:

Lampung Selatan

Berantas Pungli dan Premanisme, Polres Lampung Selatan Ringkus 4 Tersangka

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin langsung memerintahkan anggotanya melakukan operasi guna memberantas pungli dan premanisme.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dokumentasi Polres Lampung Selatan
Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin langsung memerintahkan anggotanya melakukan operasi guna memberantas pungli dan premanisme. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin langsung memerintahkan anggotanya melakukan operasi guna memberantas pungli dan premanisme.

Menurut AKBP Edwin, pemberantasan pungli dan premanisme itu guna menindaklanjuti perintah Kapolri.

"Kami sudah mulai melakukan operasi pemberantasan pungli dan premanisme dari semalam. Kami sudah menempatkan beberapa personel di titik-titik tertentu yang kami anggap rawan aksi pungli dan premanisme," kata AKBP Edwin, Minggu (13/6/2021).

"Saat ini kami sudah mengamankan empat orang yang diduga melakukan pungli dan premanisme. Semuanya masih dalam tahap penyelidikan dan pengembangan kasus,"  sambungnya.

Baca juga: Pelaku Pungli Kantongi Rp 6,5 Juta per Hari dari Sopir Truk, 49 Orang Ditangkap

Edwin mengaku belum membentuk tim khusus untuk memerangi pungli dan preman.

"Ini masih sebatas patroli rutin yang rutin kami lakukan. Kegiatannya saja yang kami tingkatkan," ungkapnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Besih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli).

Satgas Saber Pungli mempunyai tugas melaksanakan pemberantasan pungutan liar secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan personel, satuan kerja, dan sarana prasarana, baik yang berada di kementerian atau lembaga maupun pemerintah daerah.

Untuk meneruskan perintah Kapolri, ia akan membangun sistem pencegahan dan pemberantasan pungli.

"Kami akan mulai dengan melakukan pengumpulan data dan informasi terlebih dahulu dari kementerian atau lembaga dan pihak terkait," kata Edwin.

"Setelah itu kami akan mengoordinasikan, merencanakan, dan melaksanakan operasi pemberantasan pungutan liar dan premanisme," sambungnya.

Edwin mengimbau masyarakat yang melihat tindakan pungli di daerah tempat tinggalnya ataupun di mana saja untuk segera melapor.

"Masyarakat dapat melapor ke petugas di Gedung Command Center yang ada di Polres Lampung Selatan. Atau bisa juga menghubungi Call Center Polri di 110. Nantinya si penelepon akan disambungkan ke wilayahnya masing-masing," ungkapnya.

"Supaya kami dapat segera melakukan tindakan dan melakukan proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved