Berita Terkini Artis
Mantan Penulis Ikatan Cinta Beberkan Gaji Penulis Skenario Sinetron Rp 465 Juta per Bulan
Posisi tertinggi penulis skenario tentu saja dipegang oleh penulis kepala yang menerima pendapatan antara Rp 279 juta – 465 juta per bulan.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Egi Nina, penulis skenario Sinetron Ikatan Cinta yang diperankan Arya Saloka dan Amanda Manopo mengungkap besaran gaji yang diterima penulis skenario sinetron TV.
Egi Nina adalah penulis skenario yang mengurusi bagian plot (alur cerita) untuk sinetron Buku Harian Seorang Istri (BHSI) SCTV garapan rumah produksi SinemArt.
Sementara di Sinetron Ikatan Cinta, Egi Nina adalah penulis skenario bagian drafter. Namun sejak Sabtu (8/5/2021), Egi Nina resmi mundur dari tim penulis skenario Ikatan Cinta.
Berapa gaji yang diterima penulis skenario sinetron?
Menurut Egi Nina, penulis skenario adalah pekerjaan yang dilakukan oleh tim yang memiliki sejumlah jabatan.
Posisi tertinggi penulis skenario tentu saja dipegang oleh penulis kepala yang menerima pendapatan antara Rp 279 juta – 465 juta per bulan.
Baca juga: Amanda Manopo Sindir Ikatan Cinta, Produser Cari Pemain Baru
Di samping itu, dia mengungkapkan mengapa peran tim penulis cerita itu amat penting.
Saran mengubah alur cerita tak semudah membalikkan telapak tangan.
Bagaimana tidak, alur cerita yang beriringan dialog para pemeran akan menentukan kematangan suguhan cerita atau tidak.
Lebih lagi, kerjanya akan ekstra keras kalau memegang lebih dari satu judul sinetron.
Bayaran yang menggiurkan sesuai dengan beban kerja yang ekstra berat.
Bahkan salah besar mengatakan tidak ada peran tim penulis cerita dalam sebuah sinetron.
Itulah yang dibagikan oleh penulis skenario yang sebelumnya pernah menggarap Ikatan Cinta, Egi Nina, Jumat (10/6/2021) petang.
Setiap tim penulis skenario terdiri atas head-writer (penulis kepala) sebagai pimpinan serta seorang plotter dan drafter.
Plotter bertugas mencari alur cerita, sedangkan drafter mengembangkan alur cerita ke dalam dialog.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/arya-saloka-24.jpg)