Berita Terkini Nasional
6 Pria Aniaya Anak Dibawah Umur Sembari Todongkan Senjata Mirip Pistol
6 pria aniaya anak dibawah umur dengan senjata mirip pistol, keenam pria tersebut seperti berperan sebagai polisi menangkap pelaku kejahatan.
Penulis: ari wibowo prakoso | Editor: Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bak anggota Kepolisian yang menangkap pelaku kejahatan, 6 pria aniaya anak dibawah umur dengan senjata mirip pistol.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, Rahman Cs menangkap seorang warga bernama Rian (18) warga Tambak Rejo, Dusun I, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, deli Serdang, Selasa (22/06/2021) Pukul 12.00 WIB, lantaran dituding mencuri kardus bekas disamping rumah Rahman yang ditaksir seharga Rp 35 ribu.
Tak hanya dituding, Rian pun dipukuli dan dipaksa mengaku melakukan pencurian.
Saat kejadian, warga bernama Rudianto (40) menanyakan tentang persoalan kericuhan tersebut, namun Rahman Cs membentak dan menganiayanya.
"Uda diam aja kau, ga usa banyak cakap sembari menganiaya R hingga kesulitan bernapas," kata Rudianto menirukan ucapan satu diantara pelaku.
Baca juga: Pria Beristri Rudapaksa Keponakan di Lamongan, Pelaku Sempat Terima Telepon dari Istri
Tak hanya Rudianto, seorang anak dibawah umur berinisial NS (13) juga mendapat penganiayaan.
Tangannya ditarik hingga tersungkur ke tanah dan telepon genggamnya dirampas serta dibanting.
Tak sampai disitu, bahkan bajunya sampai robek di bagian belakang.
"Macam binatang NS itu dibuat bang, ditarik Sampek kesungkur ketanah, pas kejadian ribut itu, NS datang langsung memvideokan kejadian itu, namun salah seorang rekan Rahman Cs merampas handphonenya dan membanting handphonenya milik NS. Terakhir warga lainnya berkumpul lebih banyak dari mereka, uda terdesak salah satu rekannya mengacungkan senjata mirip pistol ke arah warga untuk segera bubar", ungkap Rudianto kepada wartawan.
Rudianto menambahkan, anaknya yang masih balita, IG (3,5 tahun) pun menjadi korban saat ibunya, Nani (31) didorong jatuh dan menimpah IG hingga mengalami memar diwajah.
Baca juga: Viral Rekaman CCTV, Perawat Di Garut Dianiaya Keluarga Pasien
"Aku tak terima anakku digitukan, jadi merasa trauma anakku dibuat orang itu. Sampek Istriku sobek baju lantaran ditarik orang itu. Apa masalah saya, melihat Istri dan anak saya yang masih balita diperlakukan seperti itu, saya melerai, tapi malah pistolnya diarahkan ke kepala saya, sementara yang ditangkap orang itu tidak ada hubungannya sama saya, bisa pula keluarga saya yang jadi korban, Kami Mohonlah kepada Pihak Kepolisian dapat menindak lanjuti dan menangkap pelaku, bisa mereka ada senjata dan itu melanggar undang-undang darurat, warga sudah sangat resah dan trauma lantaran peristiwa itu," ungkap Rudianto kepada wartawan saat membuat laporan ke Polsek Percutseituan. Rabu (23/6/2021).
Sementara itu, ibu korban SJ (33) berharap agar pelaku segera ditangkap dan diproses hukum karena mereka merasa trauma akibat ancaman senjata itu.
"Saat itu anak saya membantu bapaknya yang dicekek lehernya sama salah satu pelaku, sambil merekam kejadian penganiayaan itu, tapi salah satu dari 6 pelaku merampas dan membanting handphone Anak saya sambil menodongkan senjata mirip pistol ke arah warga dan pada anak saya PA (15) tepat dikening anak saya.
"Saya nggak kenal sama pelaku, saya sangat trauma dan anak saya yang jelas dibawah umur sangat trauma dan mengalami luka di tangan bagian kiri. Saya minta Kapolrestabes Medan melalui Kapolsek Percutseituan untuk minindak lanjuti dan menangkap segera mungkin pelaku, " pungkas Ibu korban.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Todongkan Senjata Mirip Pistol, 6 Pria Aniaya Rian dan Anak Dibawah Umur di Percutseituan