Breaking News:

DPRD Lampung

DPRD Lampung Gelar Paripurna Tingkat I Jawaban Gubernur Tentang Pandangan Fraksi

DPRD Provinsi Lampung menggelar Rapat Paripurna Lanjutan Pembicaraan Tingkat I Jawaban Gubernur Lampung Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terkait

Penulis: Advertorial Tribun Lampung | Editor: Advertorial Tribun Lampung
ist
DPRD Provinsi Lampung menggelar Rapat Paripurna Lanjutan Pembicaraan Tingkat I Jawaban Gubernur Lampung Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terkait Raperda Tentang Pertangungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung 2020, Jumat (25/6/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - DPRD Provinsi Lampung menggelar Rapat Paripurna Lanjutan Pembicaraan Tingkat I Jawaban Gubernur Lampung Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terkait Raperda Tentang Pertangungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung 2020, Jumat (25/6/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama kepala dinas organisasi perangkat daerah (OPD) dan seluruh stakeholder Pemerintah Provinsi Lampung.

Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay didampingi Wakil Ketua I Elly Wahyuni, Wakil Ketua II Ririn Kuswantari, dan Wakil Ketua IV Raden Muhammad Ismail.

Mingrum mengatakan, rapat paripurna digelar dalam rangka mendengarkan jawaban Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terhadap pandangan Fraksi-fraksi.

"Maka kita dengarkan jawaban Gubernur terhadap pandangan Fraksi-fraksi," kata Mingrum Gumay.

Dalam sambutannya, Arinal Djunaidi mengapresiasi DPRD Lampung yang telah memberikan pandangan terhadap pertanggungjawaban APBD 2020.

Menurutnya dengan pandangan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung masih meraih kategori Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan pertanggungjawaban APBD 2020.

"Kami mengucapkan terimakasih atas pandangan Fraksi-fraksi yang diberikan dalam mempertahankan WTP dari BPK RI, ini tidak lain campur tangan dari legislatif yang juga menjadikan pekerjaan kami menjadi baik karena melakukan pengawasan dengan baik," kata Arinal Djunaidi.

Terkait pertumbuhan ekonomi Lampung yang belakangan disebut anjlok dan berada di posisi paling bawah se-Sumatera, menurut Arinal, data tersebut keliru.

Sebab, kata dia, berdasarkan produksi pada yang sampai 2,6 juta ton yang bisa memenuhi kebutuhan pangan nasional 40 persen seperti Jabodetabek sehingga saat ini pertumbuhan ekonomi Lampung terbaik se-Sumatera.

"Oleh karena itu pada kesempatan ini pertumbuhan ekonomi lampung 3,04 persen," jelas Arinal Djunaidi.

Dia mengakui pertumbuhan ekonomi Lampung agak terhambat lantaran pandemi Covid-19.

Namun, kata dia, Lampung tidak terlalu berpengaruh karena bergerak disektor pertanian.

"Hanya memang dampaknya kegiatan ekonomi masyarakat seperti UMKM turun drastis sehingga angka kemiskinan meningkat," ujar Arinal Djunaidi.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved