Berita Terkini Nasional
Oknum Satpol PP Digerebek Warga, Bawa Wanita Selingkuhan Ngakunya Tukang Masak
Saat digerebek, pemilik rumah yang berprofesi sebagai anggota Satpol PP mengaku sedang isolasi mandiri sehingga mendatangkan wanita untuk memasak
Kedatangan seorang wanita ke rumah bertuliskan B6 No 6 itu telah menjadi perhatian para tetangga selama dua hari terakhir.
“Awalnya mengaku kemarin memang ada perempuan, hari ini tidak.
Tetapi setelah kami temukan si perempuan, dia beralasan mendatangkan untuk memasak karena dirinya mengaku tengah menjalani isolasi mandiri,” tutur Joko kepada Surya.co.id
Kelurahan Pangeranan saat ini memang menjadi kawasan zona merah Covid-19 bersama Kelurahan Pejagan, dan Kelurahan Demangan.
Namun warga memastikan, HBC bukanlah salah seorang yang tengah menjalani isolasi mandiri.
Ulah HBC membuat para tetangga geram.
Pasalnya, upaya seorang ibu berusia senja untuk membuka masker WIL, dihalangi bahkan didorong HBC hingga nyaris jatuh. Keduanya kemudian kabur.
Hal itu membuat para tetangganya marah, warga kemudian menyegel pintu pagar rumah dengan lakban warna cokelat.
Warga juga menempelkan sejumlah kertas bertulisankan, ‘Jual mobil, beli (sewa) hotel’, ‘Jangan berzina di tempat ini, *njing’, ‘Usir penjahat kelamin dari rumah’, dan ‘Di sini rumah penjahat kelamin’.
“Saya maunya buka masker (si perempuan), ingin tahu wajahnya karena sering ke sini. Saya berpikir masih saudaranya.
Kalau tidak ada tiang listrik, mungkin saya jatuh karena didorong (HBC),” ujar ibu berusia senja itu.
Suasana makin memanas tatkala seorang perempuan mengenakan hijab tiba-tiba datang sambil berteriak histeris, seolah-seolah kesurupan.
Ia adalah HU (36), isteri HBC.
HU mengaku bahwa biduk rumah tangganya tengah di unjung tanduk karena kehadiran WIL dan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Namun hingga saat ini, lanjutnya, belum ada permohonan proses cerai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/mesum-razia-kos_20150804_235257.jpg)