Breaking News:

Lampung Selatan

Samsat Kalianda Datangi Pasar Himbau Warga Ikut Program Pemutihan Pajak Kendaraan

Pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Lampung Selatan sejak bulan April lalu hingga saat ini telah sebanyak 10.230.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri B
Pembayar Pajak di Kantor Samsat Kalianda 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – Pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Lampung Selatan sejak bulan April lalu hingga saat ini telah sebanyak 10.230 wajib pajak.

Pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan bermotor ini berlangsung hingga 30 September mendatang.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Samsat Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan Gunawan mengatakan, wajib pajak yang sudah melakukan pemutihan yakni 7.911 kendaraan roda dua.

Lalu sebanyak 2.319 kendaraan roda empat. Sehingga total wajib pajak yang sudah melakuka. pemutihan sebanyak 10.230 wajib pajak.

"Data tersebut dari April hingga Juni kemarin," kata Gunawan, Sabtu (3/7/2021).

Baca juga: Semua Gerai Bakso Sony Tutup di Bandar Lampung, Pegawai Tetap Ikut ke Lokasi Baru

Dirinya mengatakan, ia sampai ikut terjun langsung menjemput bola. Untuk mencapai target, pihaknya melakukan berbagai upaya. Satu diantaranya dengan terjung langsung ke lapangan.

"Kami terjun langsung ke pasar-pasar ataupun pusat keramaian lainnya untuk mengimbau masyarakat untuk melakukan pemutihan.”

“Karena sayang kalau misalkan melewatkan kesempatan ini. Wajib pajak bisa membayar di samling, ataupun gerai yang ada," ujar Gunawan.

Untuk mempermudah akses masyarakat untuk membayar pajak, Samsat Kalianda membuat inovasi yakni samsat keliling (Samling) atau biasa disebut juga samsat mobile di daerah Tanjung Bintang dan Jati Agung.

"Tujuannya supaya mempermudah masyarakat untuk membayar pajak. Pembayaran pajak dibawah 4 tahun dapat dilakukan di sana," terang dirinya.

"Pajak diatas 4 tahun harus membayar di Samsat Kalianda, karena harus ada beberapa proses yang dilakukan," lanjut Gunawan.

Samling akan bergeser setiap harinya, untuk menjangkau ke tempat-tempat yang memungkin untuk dijangkau.

“Kami juga sedang mengusulkan untuk Kecamatan Sidomulyo untuk ditaruh Samling (Mobile). Supaya kami bisa menjangkau masyarakat lebih banyak lagi," kata Gunawan.(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus).

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved